Contoh Frame Analysis


Buat kita yang belajar Structure Engineering, maka hal ini adalah makanan sehari-hari, namun akan berbeda rasanya ketika kita yang biasa bekerja di perusahaan logistik untuk transportasi barang-barang proyek harus membuat atau menyediakan perhitungan ini sebagai salah satu syarat untuk melengkapi sebuah metode kerja.

Contohnya adalah ketika kita diminta untuk menghitung apakah skid frame untuk strand jack seperti contoh dibawah ini sudah cukup aman untuk mengangkat Steam Turbine Generator seberat 178 Ton termasuk untuk menggesernya dari suatu titik pengangkatan ke titik penurunan?

Rencana Pengangkatan Generator

Permasalahan:

  • Barang yang diangkat adalah sebesar 178 Ton ± 2 Ton = 180 Ton
  • Pengangkatan menggunakan alat Strand Jack dimana akan diperlukan 4 unit strand jack yang akan digunakan untuk menarik Generator tersebut dari bawah ke atas.
  • Frame H-Beam telah disediakan sebagaimana gambar dibawah ini, namun bagaimana cara memastikan Skid Frame tersebut aman untuk dipakai sebagai pendukung strand jack tersebut pada saat pengangkatan Generator seberat 180 ton tersebut?
  • Apa kriteria keselamatannya?
Gambak Skid Frame tampak Depan
Gambar Skid Frame tampak Samping

Batasan Masalah:

  • Kriteria keselamatan hanya sebatas untuk pengangkatan berat tersebut berdasarkan berat beban 180 Ton + 10% konsekuwensi faktor jika ada tambahan tambahan berat yang lain.
  • Hanya menganalisis skid frame saja berdasarkan material yang tersedia, dan berdasarkan sketsa gambar yang ada.

Metode:

  • Frame Analysis menggunakan Autodesk Inventor

Kriteria:

  • Kriteria AISC untuk Allowable Span = L/200
  • Kriteria ASD untuk Allowable Stress < Yield Strength (350 MPa)

Hasilnya:

Static Result Summary
Displacement < ASCI Criteria (L/200)

Kesimpulan:

Skid Frame tersebut diatas cukup aman untuk pengangkatan Beban seberat 180 Ton dikarenakan Simulasi Beban pada Frame Analysis sebesar 275 kN per Titik x 8 titik (atau Total Beban = 220 Tons), dengan Displacement yang terjadi sebesar 34.48mm atau lebih kecil dari L/200 (7220mm/200), dan Maksimum Stress yang terjadi di Sumbu Y semuanya kurang dari Allowable Stress

Demikian terima kasih.

Oh ya, Umumnya, di dalam banyak desain seperti baja struktural, tegangan maksimum (yield stress) dianggap sebagai tegangan patah. Meskipun baja atau bahan lainnya itu belum benar-benar patah (rupture) pada titik ini, dan biasanya akan terjadi deformasi dulu yang cukup signifikan pada kondisi ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s