Membahas masalah validitas, artinya berkaitan dengan instrumen atau alat ukur (Gendro Wiyono, 2011). Definisi pengukuran menurut Jogiyanto (2007) adalah pemberian nilai properti dari suatu obyek. Obyek dalam hal ini dapat berupa berusahaan, manusia, barang, dan lain-lain. Sedangkan properti adalah karakteristik dari obyek, bisa berupa propoerti fisik, ekonomi, sosial, ataupun psikologis.

Setelah instrumen disusun, selanjutnya harus diyakini bahwa instrumen tersebut memang benar-benar dapat mengukur senyatanya (actually) dan seakuratnya (accurately) terhadap konsep yang diukur. Pengukuran konsep senyatanya berhubungan dengan validitas, dan pengukuran seakuratnya berhubungan dengan reliabilitas. Instrumen yang valid artinya intruumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur.

Ada beberapa pendekatan yang digunakan untuk mengukur reliabilitas instrumen, diantaranya adalah test berulang (test and retest); bentuk paralel (parallel form); model belah dua (split half) Spearman Brown; dan Metode Alpha (Cronbach’s).

Disini saya hanya ingin membahas metode Alpha, karena metode ini banyak dipakai dan rumus yang digunakan tidak terpengaruh jika varian dan kovarian dan komponen-komponennya tidak sama.

Persamaannya adalah:

rumus cronbach

Dimana:

  • ∝ = Cronbach’s Coefficient Alpha atau reliabilitas instrumen
  • k = jumlah pecahan atau banyak butir pertanyaan
  • ∑σ²xL = total dari varian masing-masing pecahan
  • σ²x = varian dari total skor

Uji reliabilitas dapat digunakan untuk mengetahui konsistenasi alat ukur, apakah alat pengukur yang  digunakan dapat diandalkan  dan tetap konsisten jika pengukuran tersebut diulang.

Contoh: Berikut adalah data dari catatan (recording) penimbangan berat dimana yang satu dihitung secara manual, dan yang satu diambil dari data log dari mesin timbang (EVO Weighing System); Cek apakah data tersebut reliable?

MANUAL FROM EVO
4,833,238 4,832,167
4,842,893 4,841,026
4,849,357 4,848,996
4,722,289 4,800,645
4,847,194 4,847,006
4,867,280 4,870,522
4,846,888 4,850,505
4,871,427 4,870,895
4,875,716 4,878,356
4,882,052 4,891,781
4,886,860 4,891,226
4,869,295 4,874,810
4,846,594 4,872,123
4,898,939 5,161,710
4,880,151 4,885,774
4,820,477 4,837,246
4,968,601 4,960,107
4,875,774 4,881,388
4,811,074 4,711,227
4,832,200 4,850,770
4,840,688 4,836,655
4,756,075 4,830,995
4,892,166 4,886,918
4,803,390 4,824,052
4,907,481 4,936,049
4,461,885 4,469,858
4,589,063 4,596,443
4,806,366 4,800,331
4,833,587 4,838,695
4,862,614 4,865,835
4,866,075 4,863,532
4,866,516 4,869,720
4,780,786 4,780,148
4,826,657 4,831,274
4,821,395 4,823,016
4,817,683 4,816,490
4,811,242 4,818,305
4,810,672 4,810,015
4,809,984 4,803,515
4,804,262 4,802,817
4,799,760 4,796,796
4,798,129 4,790,749
4,791,243 4,794,524
4,790,295 4,788,887
4,784,608 4,786,819
4,786,120 4,781,368
4,785,458 4,784,592
4,781,987 4,781,196
4,776,782 4,780,223
4,773,862 4,775,588
4,776,579 4,774,229
4,767,793 4,767,797
4,771,982 4,769,308
4,772,440 4,766,233
4,766,330 4,768,522
4,765,032 4,770,405
4,763,936 4,765,414
4,480,165 4,475,192
4,464,545 4,466,840
4,648,472 4,645,586
4,629,390 4,634,093
4,616,899 4,620,237
4,615,950 4,614,877
4,611,613 4,613,798
4,607,873 4,608,083
4,881,320 4,886,477
4,850,868 5,247,777
4,831,336 4,836,226
4,861,547 4,859,352
4,869,286 4,870,880
4,858,882 4,860,526
4,868,418 4,873,409
4,839,530 4,846,302
4,880,822 4,868,077
4,810,208 4,830,149
5,017,802 4,952,555
4,863,912 4,860,441
5,073,913 4,999,807
4,886,050 4,896,885
4,868,756 4,866,427
4,824,791 4,825,557
4,815,908 4,815,978
4,809,740 4,806,703
4,817,863 4,831,602
4,857,552 4,851,215
5,167,208 5,166,235

Dengan mengambil contoh data diatas, maka langkah pengujiannya saya menggunakan SPSS, dengan cara sebagai berikut:

  1. Kita definisikan dulu variable diatas agar dapat terbaca oleh SPSS
  2. Klik Analyze → Correlate → Bivariate untuk pengujian validitas
  3. Klik Analyze → Scale → Reliability Analysis untuk pengujian reliabilitas

Hasil Uji Validitas:

Hasil Uji Validitas

Hasil Uji Reliabilitas:

Hasil Uji Reliability

Nilai hitung ini kemudian kita bandingkan dengan nilai r-tabel. r-tabel dicari pada signifikansi 5% degan uji 2 sisi dan n=12 maka didapat r-tabel sebesar 0.210. Item Hitung Manual dengan Ambil data dari Mesin sudah valid dan data juga realisistis karena r hitung pada Cronbach’s Alpha > r-table.