Apa yang terjadi ketika dua kotak makanan ringan (snack) yang sama ditawarkan kepada anak-anak usia 3-7 tahun? Yang pertama, kotak polos dengan tulisan snack; yang kedua, kotak snack dengan gambar karakter Ipin & Upin. Hasilnya, bukan hal yang mengejutkan kalau hampir 95% dari anak-anak itu akan memilih gambar Ipin & Upin. Kenapa? Dalam buku The Fast Forward MBA Pocket Reference, 2nd Edition, tentang komunikasi, ini disebut dengan visual aid & non-verbal delivery dalam mengkomunikasikan sebuah produk kepada audiens anak-anak. Bagi anak-anak, apa yang ada di dalam kotak hanyalah satu bagian produk yang menarik buat mereka. Yang mereka cari adalah adalah keseluruhan gestalt[1], segala yang yang mereka dengar dan lihat tentang produk tersebut. Karena itu, biasanya yang paling menarik buat mereka, paling tidak pertama kali, adalah benda-benda premium yang ada dalam kotak atau karakter yang menyenangkan yang ada pada kotak produk tersebut.

Masalah komunikasi ini adalah inherent (melekat, dan sangat penting) terhadap kebutuhan manusia. Rasanya tidak mungkin seseorang hidup sempurna tanpa berkomunikasi dengan orang lain. Demikian halnya pada sebuah organisasi bisnis, komunikasi merupakan sumber kehidupannya.

Murphy & Peck: 1980 mengatakan, “effective communication is the lifeblood of every organization and a key to success in your business career as well as in your personal life”. Artinya, komunikasi merupakan “nadi sebagai sumber kehidupan” bagi setiap organisai dan merupakan kunci sukses dalam karir bisnis serta kehidupan pribadi seseorang.

Timbulnya situasi Economic of Relative Plenty dewasa ini, maka menuntut setiap pengusaha harus berusaha untuk dapat menutup jurang yang terbentang antara produsen dengan masyarakat konsumen selaku calon pembeli atau pemakai barang atau jasa yang dihasilkannya.

Menjadi tugas dan tanggung-jawabnya selaku seorang pengusaha untuk selalu dapat mempengaruhi besarnya permintaan akan barang hasil produksi perusahaannya, selalu berusaha untuk mencari pembeli dan pemakai barang yang dihasilkannya.

Penyelenggaraan komunikasi dengan pasar, merupakan suatu syarat mutlak bagi setiap produsen yang menghasilkan produk secara besar-besaran yang ditujukan kepada para konsumen yang tidak dikenalnya. Begitu juga dengan penyelenggaraan komunikasi dengan pasar juga berarti suatu syarat mutlak bagi setiap pengusaha yang ingin menjamin kelangsungan hidup perusahaannya dan agar dapat terus maju berkembang.

Dalam lingkungan dunia usaha, sudah tentu ada aneka sarana komunikasi perdagangan yang dapat dipergunakan para pengusaha untuk berkomunikasi dengan masyarakat konsumen. Adapaun sarana-sarana komunikasi perdagangan yang tersedia diantaranya adalah dalam wujud pengiriman brosur, pengiriman email, percakapan telepon, kunjungan pribadi, dan lain-lain.

Jenis-jenis sarana komunikasi perdagangan yang seperti itu sudah tentu hanya sesuai bilamana dipergunakan dalam daerah pemasaran barang dan jasa yang ruang lingkupnya terbatas dan mudah dijangkau.

Untuk berkomunikasi dalam suatu daerah pemasaran yang sangat luas, dimana calon konsumen kita jumlahnya beribu-ribu bahkan mungkin mencapai jutaan atau puluhan juta orang, disinilah kita memerlukan sarana komunikasi pemasaran khusus seperti periklanan. Karena periklanan dalam rangkaian usaha yang dilakukan setiap pengusaha merupakan suatu alat komunikasi produk yang bidang geraknya justru terletak dalam bidang komunikasi massa.

Kemudian daripada itu, sebagaimana kita ketahui, bahwa suatu usaha juga bisa merupakan suatu organisasi yang terdiri dari kumpulan orang dengan tujuan tertentu yang harus mereka capai melalui kegiatan seperti yang tertera dalam fungsi-fungsi manajemen. Sudah pasti kelompok orang ini memerlukan komunikasi, baik diantara sesama mereka secara horizontal maupun dengan pihak atasan – bawahan secara vertikal. Semakin komplek organisasi, maka semakin komplek pula jalur-jalur komunikasi yang terdapat didalamnya.

Ada jalur komunikasi internal yang terjadi didalam organisasi guna kelancaran jalannya roda organisasi seperi memotivasi para karyawan atau pegawai agar bekerja lebih effisien, adapula jalur komunikasi ekternal diluar organisasi, seperti hubungan dengan relasi, langganan, konsumen atau masyarakat pada umumnya.

Komunikasi internal sangat penting guna mendapatkan informasi yang tepat, menerima kejelasan tugas dan pengarahan, anggota organisasi juga perlu tahu akan kejelasan tujuan organisasi, prosedur, dan penjelasan lain-laian yang perlu dikonfirmasi dari perusahaan. Sedangkan komunikasi eksternal ini mempunyai daya jangkau jarak jauh, yang akan membentuk goodwill (nama baik), dan membentuk imajinasi reputasi baik dihati masyarakat.

Bagi perusahaan, reputasi adalah titipan kepercayaan dari masyarakat. Jadi jika perusahaan mengalami krisis kepercayaan dari publik maka akan membawa dampak negatif terhadap reputasi dan akan memerlukan usaha keras untuk menumbuhkan dan membangun kembali kepercayaan. Seperti misalnya yang pernah dialami oleh Pertamina DOH Jabati Cepu ketika mengalami krisis kepercayaan dari publiknya akibat kasus semburan gas di desa Sumber, atau PT. Lapindo Brantas dengan semburan lumpur panasnya di Sidoarjo, Jawa Timur. John Dalton dalam bukunya Managing Corporate Reputation mengatakan, “corporate image can be created, but corporate reputation must be earned”.

Oleh karena itu, kesuksesan paling atas dalam “ability to communicate” atau kemampuan berkomunikasi sangat penting, sehingga sangat berperan baik dalam karir seseorang atau terhadap sebuah organisasi usaha. Tanpa komunikasi, susah dapat dibayangkan bagaimana hidup ini berjalan. Tanpa motivasi sukar pula dilaksanakan kehidupan kita ini, dan tanpa kempemimpinan, maka arah hidup ini menjadi tidak menentu.

Chester Bernard dalam bukunya The Function of the Executive mengatakan bahwa “setiap teori organisasi yang tuntas, komunikasi akan menduduki suatu tempat yang utama karena suasana keluasan dan cakupan organisasi secara keseluruhan ditentukan oleh teknik komunikasi”.

Dari tulisan dan uraian diatas, jelaslah bahwa komunikasi sangat penting peranannya dalam dunia usaha dan kewirausahaan. ***

________

[1] Gestalt adalah sebuah teori yang menjelaskan proses persepsi melalui pengorganisasian komponen-komponen sensasi yang memiliki hubungan, pola, ataupun kemiripan menjadi kesatuan.