Soal Elektronika Industri


Berikut adalah contoh soal dalam Elektronika Industri: “Sebuag pesawat terbang bergerak dengan kecepatan 1000 km/jam pada daerah yang mengalami medan magnet bumi sebesar 5 x 10^(minus 5) Tesla (hampir vertikal). Berapa beda potensial antara dua ujung sayap yang terpisahkan sejauh 70 meter? Berbahayakah?”

Soal kedua dan eh ternyata masuk di UTS adalah “Sebuah koil bujur sangkar mempunyai sisi 7.5cm mempunyai 125 lilitan dan diletakkan tegak lurus dengan medan magnet uniform sebesar 1.25 T. Secara cepat namun seragam koil tersebut dipindahkan ke tempat dengan medan magnet nol. Untuk proses ini diperlukan waktu 2 detik. Hitunglah energi yang hilang pada koil bila tahanan koil 1000 ohm.

5 pemikiran pada “Soal Elektronika Industri

    • SOAL #1
      “Sebuag pesawat terbang bergerak dengan kecepatan 1000 km/jam pada daerah yang mengalami medan magnet bumi sebesar 5 x 10^(minus 5) Tesla (hampir vertikal). Berapa beda potensial antara dua ujung sayap yang terpisahkan sejauh 70 meter? Berbahayakah?”

      JAWAB:
      Diketahui:
      Vpesawat = 1000 km/jam (atau = 280m/det)
      Induksi Magnetik = 5 x 10^(minus 5) Tesla
      Panjang materi yang terkena induski = 70 meter.

      Jawab:
      ε = B . l . v

      ε = beda potensial
      B = induksi magnetik
      l = length (panjang)
      v = kecepatan

      Maka:
      ε = 5 x 10^(minus 5) Tesla x 70 m x 280 m/det
      ε = 1 volt (lebih kecil dari voltase 1 baterei jam – tidak berbahaya)

      Suka

    • SOAL #2
      “Sebuah koil bujur sangkar mempunyai sisi 7.5cm mempunyai 125 lilitan dan diletakkan tegak lurus dengan medan magnet uniform sebesar 1.25 T. Secara cepat namun seragam koil tersebut dipindahkan ke tempat dengan medan magnet nol. Untuk proses ini diperlukan waktu 2 detik. Hitunglah energi yang hilang pada koil bila tahanan koil 1000 ohm.”

      JAWAB:
      Diketahui:
      Luas koil (A) = 0.075 m x 0.075 m = 5.625 x 10^(-3) m²
      Fluks mula-mula:
      (Φ) = B . A = 1.25T x 5.625 x 10^(-3) m² ≈ 7 x 10^(-3) Weber
      Setelah waktu (t) = 2 detik fluks (Φ) = 0
      Disini timbul GGL (Gaya Gerak Listrik):
      ε = -N x (∆Φ/∆t) dimana
      ε = Beda Potensial
      N = jumlah lilitan
      ∆Φ = 0 weber – (7 . 10^(-3) weber) = – 7.10^(-3) weber
      ∆t = 2 detik

      Maka:
      ε = -125 x (- 7.10^(-3) weber/2 detik)
      ε = 0.439453125 volt

      Arus yang terjadi:
      I = ε / R dimana
      I = arus listrik dalam Amphere
      ε = beda potensial dalam Volt (0.439453125 volt)
      R = resisten dalam Ohm (1000 Ω)

      Maka:
      I = 0.439453125 volt / 1000 Ω
      I = 0.439453125 x 10^(-3) A

      Energy yang hilang:
      E = I² . R. t
      E = (0.439453125 x 10^(-3) A)² . (1000Ω).(2 det)
      E = 0.1936 x 10^(-9). 10^3 . 2
      E = 0.387 x 10^(-6) Joule

      Suka

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s