Catatan Ulang Tahun


Kehidupan senantiasa berjalan seiring kumparan waktu menuju titik kulminasi. Setiap jejak yang ditinggalkan dengan pernik-perniknya menjadikan romantika tersendiri yang mengiringi perjalanan hidup. Romantika akan menjadi sejarah bila dituliskan, dan menjadi makna apabila setiap episode tersebut dapat dijadikan pelajaran. Baik dalam bentuk pengalaman, apakah itu pengalaman yang tidak membahagiakan maupun yang membahagiakan. Semuanya adalah pernak-pernik hidup, dan sudah seharusnya kita bersyukur sebagai bentuk kedewasaan kita seiring usia yang bertambah.

Hakekat takdir, kita tidak mengetahuinya, bisa jadi bertambahnya usia berarti berkurangnya usia. Apa yang seharusnya dilakukan sekarang sebagai bentuk kedewasaan itu sendiri, tidak lain adalah dengan selalu ikhlas dan rela menjalani demi meneruskan kehidupan apapun bentuk kehidupan itu sendiri.

Ulang tahun harus dimaknai sebagai refleksi muhasabah diri, bukan sebuah pesta. Tidaklah perlu menyalakan orang lain yang merayakan ulang tahun dengan pesta dan makan-makan sebagai bentuk rasa syukur mereka. Karena dari dulu keluarga kita sudah punya budaya sendiri dalam berulang-tahun, tidak harus sama dengan orang lain yang lagi trend, meskipun kita dianggap terbelakang sekalipun! Allahu Akbar!

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s