Mekanika Teknik I (Soal #1)


Carilah Reaksi Perletakan dengan Cara Grafis dan Analitis untuk gambar dibawah ini kemudian hitung dan gambar Bidang D (lintang), N (normal), dan M (moment).

Soal No. 1 UAS Mektek I

PENYELESAIAN

Mencari Reaksi Secara Analitis:

ΣMB = 0

  • RA x 9.5m – P1 x Sin 45° x 8m – P2 x 5m – q x 1½m – q x ½m = 0
  • 9.5RA – 3.6t x ½√2 x 8m – 2.6t x 5m – 1.6t x 1½m – 1.6t x ½m = 0
  • 9.5RA – 3.6t x ½√2 x 8m – 2.6t x 5m – 1.6t x 1½m – 1.6t x ½m = 0
  • 9.5 RA– 20.36 – 15 – 2.4 – 0.8 = 0
  • 9.5 RA– 38.56 = 0
  • 9.5 RA = 38.56
  • RA = 38.56/9.5   => RA = 4.059 ton

ΣMA = 0

  • –RB x 9.5m + P1 x Sin 45° x 1½m – P2 x 3½m – Q x 8½ = 0
  • –9.5RB + 3.6t x ½√2 x 1½m + 2.6t x 3½m – 1.6t x 4m x 8½m = 0
  • –9.5RB + 3.6t x ½√2 x 1½m + 2.6t x 3½m + 1.6t x 4m x 8½m = 0
  • –9.5RB + 3.818 + 9.1 + 54.4 = 0
  • –9.5 RB = –67.318
  • RB =  = 7.086 ton

ΣKV = 0

  • RA +  RB – P1 x Cos 45°– P2 – q x 4m = 0
  • 4.059 ton  + 7.086 ton  – 3.6 ton x ½√2– 2.6 ton – 1.6ton x 4m = 0
  • 11.145 ton – 2.545 – 2.6 ton – 6.4 ton = 0
  • 11.145 ton – 11.545 = -0.4 ≈ 0

Bidang D

Titik A

  • DA = RA = 4.059 ton

Titik C

  • DCkiri = RA = 4.059 ton
  • DCkanan = RA – P1 x Sin 45°
    = 4.059 – 3.6 x ½√2
    = 4.059 – 2.545 = 1.514 ton

Titik D

  • DDkiri = RA – P1 x Sin 45°
    = 1.514 ton
  • DDkanan = RA – P1 x Sin 45°– P2
    = 1.514 – 2.6 = -1.086 ton

Titik E

  • DEkiri = RA – P1 x Sin 45°– P2
    = -1.086 ton
  • DEkanan = RA – P1 x Sin 45°– P2 – (q x 0 m)
    = -1.086 ton

Titik B

    • DBkiri = RA – P1 x Sin 45°– P2 – (q x 0 m)
      = -1.086 ton
    • DBkanan = RA – P1 x Sin 45°– P2 – (q x 3 m) + RB
      = -1.086 ton – (1.6 x 3m) + 7.086

= -1.086 ton – 4.8 ton + 7.086 ton = 1.2 ton

Titik F

    • DFkanan = [RA – P1 x Sin 45°– P2 – (q x 3 m) + RB]– (q x 1 m)
      = 1.2 ton – 1.6 ton

= -0.4 ≈ 0

Bidang D

Titik A

MA = 0

Titik C

MC = RA x 1½m
= 4.059 ton x 1½m = 6.088 tm

Titik D

MD = RA x 3½m – P1 x Cos 45° x 2m
= 4.059 ton x 3½m – 3.6 x ½√2 x 2m
= 14.206 – 5.090 = 9.116 tm

Titik E

ME = RA x 6½m – P1 x Cos 45° x 5m – P2 x 3m
= 4.059 ton x 6½m – 3.6 x ½√2 x 5m – 2.6 x 3m
= 26.383 – 12.726 – 7.8 = 5.857 tm

Titik G

MG = RA x (6½+ X) – P1 x Cos 45° x (5 + X) – P2 x (3 + X) – ½qX2
= 6½RA + XRA – 3.6 x ½√2 x (5 + X) – 2.6 x (3 + X) – ½ x 1.6 x X2
= 6½ x 4.059+ X x 4.059– 12.726 + 2.545X – 7.8 + 2.6X – 0.8X2
= 26.383+ 4.059X– 12.726 + 2.545X – 7.8 + 2.6X – 0.8X2
= 5.857+ 9.204X– 0.8X2
a = -0.8 ; b = 9.204 ; c = 5.857

X1 =  -0.604
X2 =  12.109 karena > 4 m maka X2 tidak dipakai.

= 5.857 + (9.204 x (-0.604)) – 0.8 (-0.6042)
= 5.857 – 5.559 – 0.292 ≈ 0

Titik B

MB = RA x 9½m – P1 x Cos 45° x 8m – P2 x 6m – (q x 3m x 1½)
= 4.059 x 9½m – 3.6 x ½√2 x 8m – 2.6 x 6m – (1.6 x 3m x 1½)
= 38.560 – 20.361 – 15.6 – 7.2
= -4.601

Gambar “kira-kira” sebagaimana dibawah ini:

Bidang D (lintang), N (normal), dan M (moment).

35 pemikiran pada “Mekanika Teknik I (Soal #1)

  1. Assalamu’alaikum
    sblmnya makasih bwt Info ttg Mekek I nya,
    bisa Upload contoh” soal buat Mekanika Statis Tak tentu yg laenNya beserta Artikel ny . . .
    makasih bnyk

    Suka

  2. assalamualaikum.
    mengapa zigma moment harus = 0 dan apa perbedaan antara ; misal Moment di titik A dan zigma Moment A, klu boleh tau referensinya apa, misal bukunya siapa. trimakasih.

    Suka

    • wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh.

      mengapa sigma momen harus = 0? hal ini karena kita melakukan hitung statika keseimbangan antara beberapa gaya atau kekuatan yang bekerja pada suatu misal bangunan atau konstruksi. Kita tahu bahwa momen terhadap suatu titik(Mi) adalah gaya(F) dikalikan dengan panjang lengan(l)(atau jarak tegak lurus gaya terhadap titik tersebut).

      Karena gaya mempunyai arah, maka momen juga mempunyai arah yaitu searah jarum jam atau berlawanan jarum jam terhadap sumbu tertentu. Sesuatu jika dikatan seimbang maka jika hasil sebelah kiri dan sebelah kanan adalah sama dengan 0.

      Perbedaanya moment di dititik A dengan sigma moment A adalah:

      Jika momen dititik A, maka itu artinya adalah gaya x lengan yang hanya khusus bekerja di titik A sebelum ditambahkan dengan gaya lain yang bekerja dan mempengaruhi titik A. Sedangkan sigma moment di titik A adalah hasil dari penjumlahan moment yang bekerja/berpengaruh terhadap titik A.

      referensi silahkan baca di:
      https://www.box.net/shared/brnbxfp71f

      Suka

      • stigma artinya jumlah. maka stigma momen merupakan jumlah gaya2 momen, yang bekerja pada suatu konstruksi, baik gaya momen yang berasal dari reasksi perletakan maupun gaya momen yang berasal dari beban diatasnya.

        Suka

  3. assalamualaikum wr. wb. .,.,.
    apa dasar untuk belajar mekanika teknik , apa ada buku yang membahas tentang mekanika teknik, tetapi yang dasar sekali atau mektek yang paling easy, dan tolong diberi tips supaya ilmu mektek ini mudah untuk saya pahami, karena saya juga mhsiswa teknik industri.
    tolong dijawab.

    thanks,,, wassalam.,.,,.

    Suka

    • wa’alaikum salam, selama kuliah saya tidak ada buku khusus yang membahas tentang mekanika teknik, kalau dasar-dasar mekanika teknik ya Fisika SMA tentang kesetimbangan benda, gaya, momentum, dan vektor. Dalam Teknik Industri Mata Kuliah Mekanika Teknik tidak sebanyak di Teknik Sipil, kita hanya diberi dasarnya saja, paling tidak kita tahu ketika kita menghadapi anak Teknik Sipil kalau sedang mendisain sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan sipil, atau yang berhubungan dengan sesuatu yang berbau teknik mekanika, termasuk nanti diantaranya mesin atau perancangan konstruksi suatu alat dalam bidang industri. Begitu kira-kira :)

      Suka

  4. asslm… maaf saya ingin bertanya soal statika mekanika teknik,,, karena sy mahasiswa baru teknik sipil, sy agak bingungan sbg pemula, tlg dong contoh soal yg lbh simple lg. syukron

    Suka

  5. MG = RA x (6½+ X) – P1 x Cos 45° x (5 + X) – P2 x (3 + X) – ½qX2
    untuk ( 5+X ) kenapa tidak ( X-5 ) bukan kah X yang di maksud adalah jarak keseluruhan? saya pemula ka..mohon pencerahannya.

    Suka

  6. salam

    saya membutuhkan bantuan untuk menghitung beban statik pipa untuk beban rotary ( berputar) .

    terus terang saya bukan dibidang / penjurusan mekanik/sipil .

    apakah bisa membantu

    mohon via email dan no kontak Pak Burhanuddin

    terima kasih

    sabam

    Suka

  7. Pak koreksi saja bahwa satuan sangat penting untuk diperhatikan disini…misal soal untuk beban merata semestinya di beri satuan T/m ton bagi meter sehingga tidak membuat ambigu saat menjawab soal. Misal : kita lihat pada Zigma momen A = 0. bapak membuat 1,6T x 4m x 8,5m. Saya melihat hal ini rancu jika satuan hanya Ton saja pada beban merata. dan yang lain adalah pada beban merata kita harus mencari berapa beban yang dipengaruhi dengan cara Ton/m x M dan di kalikan dengan jarak dari titik acuan ke titik berat beban merata tersebut sehingga satuannya akan kembali menjadi satuan momen yaitu TonMeter. Terimakasih. dan ada beberapa masukan lain yang mungkin tinggal masalah hitungan tetapi prinsip yang saya rasa perlu beri masukan.

    Suka

  8. P2= 400 kg
    P1 = 2 ton 30⁰
    A C D B
    1 m 1 m 2 m
    Cari ;
    RAV dan RBV
    RAH
    Gaya lintang ( gambarkan )
    Momen di titik C dan D
    mas … tolongin dong gemana carax … kalau bisa entar malem ya

    Suka

  9. 88 / 68620 / TK / +++++
    TEKNIK MESIN , FAKULTAS TEKNIK , UNIVERSITAS GADJAH MADA
    DIDIK MARKUS
    YUNUS
    SYAHRIAL JOHOR
    LIEM KA TJE
    ZULFIKAR
    SOLIKHIN
    GURAT TRUSNAJI
    SLAMET
    TRIYATMO
    BAMBANG TRI HASTA
    ARING WIDICAHYONO

    Suka

  10. asslamualikum.. malam pak saya pumya masalah dalam penyelesaian soal mekanika teknik. soalnya seperti ini
    dik : batang AD sepanjang 15 cm mendapatkan beban di titik W sebesar 10kg dgn ditumpu di titik A (engsel) dan B (roll) dikenakan gaya F1 dan di tarik sepanjang CD
    tentukan :
    a. gaya reaksi yg terjadi pada masing”tumpuan
    b. gaya tarik CD.

    Suka

  11. sedikit komentar..
    normal yang terakhir seharusnya 5,486 bukan pak..?
    mohon koreksi kalau saya salah..
    karena gaya dari atas sdh 1,6 t/m’
    RVB nya 7,086

    Suka

  12. msi gan ane mau nanya yg bidang momen di titik G… itu yg 12.726 hasil perkalian darimana gan???
    oh ya yg mencari reaksi di B perkalian 2.6 * 5 : 13 gan bukan 15…

    Suka

  13. sore mas saya mahasiswa baru teknik sipil, saya mengalami kendala di mektek ini dalam menggambarkan momen, bidang, dan normal. apakah ada cara nya untuk menggambar tersebut?

    Suka

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s