Soal – Sistem Bilangan


Jika sistem bilangan numerik adalah sebuah simbol atau kumpulan dari simbol yang merepresentasikan sebuah angka maka numerik berbeda dengan angka. Simbol “11”, “sebelas” and “XI” adalah numerik yang berbeda, tetapi merepresentasikan angka yang sama yaitu sebelas.

Sekarang bagaimana cara mengkonversi bilangan dari sistem biner, hexadesimal, oktal bahkan seksagesimal bisa dirubah ke bilangan desimal? Berikut adalah contoh soalnya yang harus dikumpulkan minggu depan.

Mudah kan?

35 pemikiran pada “Soal – Sistem Bilangan

  1. SISTEM BILANGAN

    1) Sistem Bilangan Desimal (Base 10) yaitu: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
    2) Sistem Bilangan Binari (Base 2) yaitu: 0 dan 1
    3) Sistem Bilangan Oktal (Base 8) yaitu: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7
    4) Sistem Bilangan Hexadesimal (Base 16) yaitu: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, F

    CONTOH CARA KONVERSI:

    1) Konversi Sistem Bilangan Desimal ke Binari:
    45(10) = …. (2)
    Caranya:
    45 : 2 = 22 sisa 1
    22 : 2 = 11 sisa 0
    11 : 2 = 5 sisa 1
    5 : 2 = 2 sisa 1
    2 : 2 = 1 sisa 0
    Sehingga 45(10) = 10110(2)

    2. Konversi Desimal ke Oktal
    385(10) = …. (8)
    Caranya:
    385 : 8 = 48 sisa 1
    48 : 8 = 6 sisa 0
    Sehingga 385(10) = 601(8)

    3. Konversi Desimal ke Hexadesimal
    1583(10) = …. (16)
    Caranya:
    1583 : 16 = 98 sisa 15 = F
    98 : 16 = 6 sisa 2
    Sehingga 1583(10) = 62F(8)

    4. Konversi Oktal ke Desimal
    324(8) = …. (10)
    Caranya:
    324(8) = 3 x 8² + 2 x 8′ + 4 x 8°
    = (3 X 64) + (2 X 8) + (4 x 1)
    = 192 + 16 + 4
    = 212(10)
    Jadi, 324(8) = 212(10)

    5. Konversi Binari ke Desimal
    101101(2) = …. (10)
    Caranya:
    101101 = (1 x 2^5) + (0 x 2^4) + (1 x 2³) + (1 x 2²) + (0 x 2′) + (1 x 2°)
    = (1 x 32) + (0 x 16) + (1 x 8) + (1 x 4) + (0 x 2) + (1 x 1)
    = 32 + 0 + 8 + 4 + 0 + 1
    = 45
    Sehingga 101101(2) = 45(10)

    6. Konversi Hexadesimal ke Desimal
    B6A(16) = …. (10)
    Caranya:
    B6A = (11 x 16²) + (6 x 16′) + (10 x 16°)
    = (11 x 256) + (6 x 16) + (10 x 1)
    = 2816 + 96 + 10
    = 2922
    Sehingga B6A(16) = 2922(10)

    ******************* Thank You ……………….

    Suka

    • Buat ke Desimal dulu kalau bingung… sehingga menjadi:
      A1B(16) = …(10)
      A1B(16) = (10 X 16²) + (1 X 16′) + (11 X 16°)
      = 2560 + 16 + 11
      = 2587(10)

      Dari 2587(10) = …(2)
      Jawabnya 2587(10) = 101000011011(2) hitung sendiri ya, caranya seperti dibawah ini.

      Untuk 13(8) + 25(8) = 40(8)

      Salam…

      Suka

  2. Tolong bantu jawab yaa..
    1. 55(10)=…(2)
    2. 1001110(2)=…(8)
    3. 101(2)+110(2)=…(2)
    4. A1B(16)=…(2)
    5. 13(8)+25(8)=…(8)

    Mohon dibantu yaa..
    Trims..

    Suka

    • No. 1:
      55(10) = …(2)
      55 / 2 = 27 sisa 1
      27 / 2 = 13 sisa 1
      13 / 2 = 6 sisa 1
      6 / 2 = 3 sisa 0
      3 / 2 = 1 sisa 1
      tambahkan 1 dari 2^0 = 1
      Jadi 55d = 110111b (lihat dari bawah terus ke atas)

      No. 2:
      1001110(2) = …(8)
      kalau susah rubah dulu saja ke (10) sehingga menjadi 78 yang diperoleh dari:
      0 x 2^0 = 0 (lihat dari belakang terus kedepan)
      1 x 2^1 = 2
      1 x 2^2 = 4
      1 x 2^3 = 8
      0 x 2^4 = 0
      0 x 2^5 = 0
      1 x 2^6 = 64
      sehingga ke decimal = 64+0+0+8+4+2+0 = 78

      Sekarang 78(10) = …(8)?
      78 / 8 = 9 sisa 6
      9 / 8 = 1 sisa 1
      Jadi hasilnya 78(10) = 116(8), atau 1001110(2) = 116(8)

      Untuk soal 101(2) + 110(2) itu = 1011(2) hitung sendiri ya dengan cara panjang seperti diatas.

      Suka

      • setelah saya perhatikan, jawabannya selalu berbeda rumusnya..apakah itu berpengaruh atau memang semua jenis soalnya cara pengerjaannya berbedabeda ? *minta tolong dijelaskan dong*
        nb. saya dikasih tugas sama dosen, sedangakan dosennya belum pernah membahas dan menjelaskan tentang sistem bilangan..jadinya saya ngambang..

        sebelumnya trimakasih :)

        Suka

      • Betul;
        Cara penyelesaiannya berbeda-beda
        Karena tergantung dari pertanyaannya.
        Contoh menghitung seperti diatas
        Kalau ingin mencocokkan bisa dicek dengan menggunakan converter online yang ada di internet.
        Sistem bilangan ini sebenarnya sudah harus bisa saat kita kelas 10

        Salam…

        Suka

    • pake cara lama:

      rubah dulu 13(8) menjadi desimal:
      1 x 8′ = 8
      3 x 8° = 3
      Sehingga jumlahnya menjadi 25 atau 13(8) = 11

      kedua 25(8) rubah jadi desimal:
      2 x 8′ = 16
      5 x 8° = 5
      sehingga 25(8) itu = 21

      Jumlahkan desimalnya 11 + 21 = 32

      32(10) sekarang jadikan oktal …(8), dengan cara:
      32 : 8 = 4 sisa 0
      0 : 8 = 0 sisa 0
      32(10) itu = 40(8)

      jadi: 13(8) + 25(8) = 40(8)

      Suka

    • bisa.
      misalnya 50 bilangan desimal (minimal 6 digit) = 1.234.567.890 dikonversikan ke:
      biner = 1001001100101100000001011010010
      hexadesimal = 499602d2
      oktal = 11145401322
      cara menghitung manualnya sama seperti contoh-contoh diatas

      Suka

  3. mas saya mohon dibantu yaaaa
    1 . 843(10)=………(H)
    2 . 10243(10)………..(H)
    3 . ABCD(16)…………..(10)
    4 . 943(10)…………(10)
    5 . 98AE(H)
    EEFB(H)
    ————- +

    6 . 10008(H)
    C43A(H)
    ————-+

    7 . 10010(H)
    ABC(H)

    8 . 437(H)
    FE(H)
    ———-

    TRIMAKASIH

    Suka

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s