Potensi Tenaga Air untuk PLTA

Tag

,


Dalam PLTA, potensi air dikonversikan menjadi tenaga listrik. Mula-mula potensi tenaga air dikonverso menjadi tenaga mekanik untuk memutar turbin, kemudian turbin akan memutara generator yang dapat menghasilkan listrik.

skema PLTA

Adapun persamaan atas Daya yang dibangkitkan generator yang diputar oleh Turbin Air adalah:

Ρ = k . η . H . q . [kW]

dimana:

  • P = daya [kW]
  • H = tinggi air terjun (meter)
  • q = debit air [m³/detik]
  • η = efesiensi turbnin bersama generator
  • k = konstanta

Konstanta (k) dihitung berdasarkan pengertian bahwa 1 daya kuda = 75 kgm/detik dan 1 daya kuda = 0,736 kW sehingga apabila P ingin dinyatakan dalam kW, sedangkan tinggi air terjun (H) dinyatakan dalam meter dan debit air (q) dalam m³/detik, maka:

hitung konstanta

CONTOH:

Sebuah PLTA mempunyai debit air penggerak turbin sebesar 14 m³/detik dengan tinggi terjun 125 meter. Apabila efesiensi turbin bersama generator adalah 95% hitunglah besar potensi daya akan dibangkitkan generator tersebut!

JAWAB:

Daya yang dibangkitkan generator:

Ρ = k . η . H . q . [kW]

  • P = 9,8 x 0,95 x 125 x 14
  • P = 16.292,5 kW

Pertanyaan berikutnya adalah:

  1. Jika PLTA berbeban penuh selama 24 jam, berapa banyak jumlah produksi kWh-nya?
  2. Berapa banyak pemaikaian airnya?
  3. Berapa banyak pemakaian air yang diperlukan untuk memproduksi 1 MWh?

Jika sudah terjawab, berikut adalah data debit air per tahun:

BULAN DEBIT (m³/det)
JAN 23
FEB 22
MAR 20
APR 16
MAY 13
JUN 10
JUL 8
AUG 6
SEP 5
OCT 10
NOV 14
DEC 20

Bila dibuatkan kolam tando untuk menampung air kelebihan pemakaian PLTA:

  • Berapa besar volum kolam tando ini dengan catatan ada air yang menguap 5%
  • Dengan adanya kolam tando sebesar itu, berapa lama PLTA ini bisa berbeban penuh dalam masa 1 tahun?
  • Dengan adanya kolam tando sebesar itu, berapa besar jumlah produksi yang bisa dicapai dalam satu tahun?

 

Market Commitment Model

Tag

, , ,


Model ini berdasarkan pemahaman mendalam tentang pasar dan konsumen bagaimana pasar berkembang dan kebutuhan konsumen berubah setiap saat. Model ini menyediakan fasilitas untuk mengembangkan strategi berdasarkan customer value shingga lebih kompetitif dan efektif daripada perusahaan pesaing. Strategi tersebut menyatu dengan keunggulan bersaing sehingga seluruh sumber daya perusahaan tersebut dapat dikelolah secara bertahap untuk memanfaatkan peluang yang muncul dan untuk meningkatkan kinerja serta penjualan.

Titik awalnya bukan dimulai dari apa yang baik dimiliki oleh perusahaan, tetapi dari apa yang ingin diketahui oleh konsumen dan bagaimana perusahaan dapat memuaskan keinginan konsumen tersebut dengan lebih baik daripada yang dilakukan oleh perusahaan pesaing.

Market Commitment Model (MCM) tidak tergantung pada core competencies perusahaan, tetapi lebih jauh dari itu, yaitu pada apa yang diinginkan dan bermanfaat untuk konsumen, kekuatan perusahaan dalam mempengaruhi customer value, kekuatan nilai tersebut untuk mengubah pola belanja dari perusahaan A ke perusahaan B, pengenalan secara mendalam persepsi konsumen, dan pada pemahaman mengenai perbedaan yang dibuat oleh perusahaan B, dalam arti bahwa apakah B memiliki komitmen untuk memberikan hal yang terbaik pada konsumennya.

Memulai dari pasar dan konsumen, model ini memerlukan respons aktif terhadap kebutuhan konsumen. Di lain sisi, konsep bahwa perushaan harus proaktif perlu diartikan bahwa tindakan atau langkah perusahaan harus sesuai dengan keinginan konsumen dan pasar. Contoh: Sony dengan Walkman-nya. Perusahaan harus memahami pasarnya sehingga ia dapat mengembangkan posisi produk barang/jasa yang lebih baik daripada produk pesaing.

MCM bukan strategi jangka pendek, juga bukan kegiatan bermain harga, atau kebijakan yang diberikan kepda distributor, atau penawaran insentif terhadap promisi penjualan, atau peningkatan komisi untuk tenaga salesman. Semua kegiatan tersebut mungkin effektif untuk jangka pendek sebagai taktik pemasaran, tetapi hal ini tidak akan menunjang keberhasilan persaingan di masa yang akan datang.

Model ini menciptakan kesejahteraan seluruh karyawan, karena perusahaan akan memperoleh manfaat dari meningkatnya kepuasan konsumen. Contohnya: Microsoft, Coca-Cola, Procter & Gamble, dan Du Pont. Kuncinya adalah tujuan yang jelas sehingga perusahaan terdorong untuk mencapainya.

Sukses model ini sangat dipengaruhi oleh bagaimana model ini digunakan serta diimplementasikan. Kuncinya adalah pada kerja keras, disiplin, konsistensi pada tujuan pemahaman akan keinginan konsumen, evaluasi produk/jasa yang diberikan, dan perbandingan dengan pesaing. Manajemen yang proaktif yang selalu memperhatikan jadinya perubahan (bukan sekedar mendiskusikannya), memiliki komitmen terhadap perkembangan keselauruhan potensi perusahaan, merealisasikan strategi, dan selalu berorientasi jangka panjang.

Model ini dapat ditetapkan untuk semua jenis industri, semua skala industri, karena model ini selalu memberikan tantangan dan mengembangkan posisi strateginya. MCM memiliki tiga dimensi:

  1. Komitmen
  2. Memiliki empat bentuk keunggulan bersaing
  3. Memiliki dukungan potensi yang dapat diukur pada keempat bentuk keunggulan bersaing.

Model ini bersifat holistik, artinya masing-masing dari ketiga dimensitersebut harus saling berkaitan dan terus menerus dievaluasi. Ketiga dimensi ini merupakan tahapan untuk menentukan dan mengembangkan keunggulan bersaing dan keberhasilan merebut pasar. Model dasarnya berasal dari dua dimensi, yaitu komitmen dan empat unsur keunggulan bersaing, sebagaimana ditunjukkan dalam diagram berikut ini:

Diagram MCM

Gb. 1 – Diagram MCM *)

Baca lebih lanjut

Perencanaan Bisnis – Pengantar

Tag

, ,


Perencanaan Bisnis merupakan alat yang sangat penting bagi pengusaha maupun pengambil keputusan kebijakan perusahaan. Tujuan perencanaan bisnis adalah agar kegiatan bisnis yang akan dijalankanan maupun yang sedang berjalan tetap berda dalam jalur yang benat sesuai dengan yang direncanakan. Perencanaan bisnis juaga merupakan pedoman untuk mempertajam rencana rencana yang diharapkan, karena didalam perencanaan bisnis kita dapat mengetahui posisi perusahaan kita saat ini, arah tujuan perusahaan, dan cara mencapai sasaran yang ingin kita capai. Perencanaan bisnis yang baik harus memuat tahap-tahap yang harus dilakukan untuk memaksimalkan peluang keberhasilan.

Perencanaan bisnis juga dapat dipakai sebagai alat untuk mencari dana dari pihak ketiga, seperti pihak perbankan, investor, lembaga keuangan, dan sebagainya. Bantuan dana yang dikperlukan tersebut dapat berupa bantuan dana jangka pendek untuk modal kerja maupun jangka panjang untuk perluasan atau biaya investasi.

Setaip rencana bisnis memliki karakteristik yang berbeda-beda. Perencana bisnis harus dapat menangkap faktor-faktor apa saja yang dimiliki oleh perusahaan tersebut sehingga penggunanaanya dapat dioptimalkan. Selain itu perencana bisnis dapat membuat kerangka pengendalian faktor-faktor keberhasilan, sehingga kinerja actual perushaan dapat dievaluasi secara terus menerus untuk menuju ke arah yang lebih baik.

Empat hal penting yang harus ada dalam perencanaan bisnis adalah:

  1. Penjelasan mengenai bisnis yang sedang digeluti dan rencana yang bersifat strategis
  2. Rencana pemasaran
  3. Rencana manajemen mengenai keuangan, dan
  4. Rencana manajemen secara operasional

Rencana yang bersift strategis merupakan prasyarat yang sangat penting untuk memenangkan persaingan (Lewis, 1982). Persoalannya adalah bagaimana cara bersaing? Faktor-faktor apa yang menentukan persaingan? Baca lebih lanjut

Simulasi Dengan GPSS

Tag

, , ,


Bahasa Sistem Simulasi Bertujuan Umum atau GPSS (General Purpose Simulation System) telah dikembangkan selama bertahun-tahun semenjak Geoffrey Gordon mengembangkannya pertama kali dan memutuskan untuk merelease program tersebut di pasaran. Sistim yang disimulasikan dalam GPSS digambarkan dalam blok dimana blok-blok itu merepresentasikan aktivitas dan garis-garis yang menghubungkan blok-nlok tersebut adalah urutan eksekusi aktivitas.

Bila terdapat suatu pilihan aktivitas, akan terdapat lebih dari satu garis meninggalkan sebuah blok dan kondisi untuk pilihan ini dinyatakan pada blok. Metode deskriptif bahasa pemrogramnan ini menghendaki agar setiap blok harus memiliki makna tertentu. Pendekatan yang dilakukan dalam GPSS adalah dengan mendefinisikan 48 jenis blok yang masing-masing mempresentasikan kegiatan karakteristik sistem.

Pemakai program ini harus menggambar diagram blok sistem hanya dengan mamakai jenis-jenis blok ini. Setiap blok sistem diberi nama yang merupakan penggambaran kegiatan blok tersebut dan dipresentasikan oleh sebuah lambang khusus.

Contoh:

Kasus antrian bank yang memiliki seorang teller yang bekerja stiap hari. Waktu kedatangan dari para nasabah adalah setiap 10 menit (± 4 menit) sekali. Sedangkan waktu pelayanan teller ke nasabah rata-rata sekitar 6 menit (± 4 menit). Simulasi dilakukan untuk kedatangan 100 orang nasabah.

Diagram Proses Antrian Bank

Diagram Proses Antrian Bank

Program dengan menggunakan GPSS untuk kasus diatas ditulis:

; GPSS World Sample File - ANTRIANTELLER.GPS
**********************************************************************
*                                                                    *
*              Antrian Nasabah didepan Teller Bank                   *
*                                                                    *
**********************************************************************
GENERATE  10,4       ;Nasabah Datang setiap 10 menit +/- 4 menit.
QUEUE     Teller     ;Mulai Antrian.
SEIZE     Teller     ;Baris dalam Antrian.
DEPART    Teller     ;Menghadap Teller.
ADVANCE   6,4        ;Waktu pelayanan sekitar 6 menit +/- 4 menit.
RELEASE   Teller     ;Urusan selesai dengan Teller.
TERMINATE 1          ;Nasabah Pergi.

Setelah Program dijalankan, maka hasilnya adalah seperti gambar dibawah ini:

hasilgpss

Dari hasil diatas didapatkan:

Entries Jumlah waktu dari fasilitas yang diseize (tahan). Ada 100 nasabah yang di-seize didalam fasilitas yang beranama Teller
Util. Tingkat kegunaan teller selama 1024.095 satuan waktu adalah sebesar 0.585 atau 58.5%
Ave. Time Waktu rata-rata dari transaksi individu selama pengukuran waktu atau waktu teller bekerja adalah 5.988 menit per nasabah
Avail. Fasilitas yang bekerja/terpakai di akhir simulasi adalah 1. Jika menunjukkan angka 0 itu berarti fasilitas tersebut sedang menganggur
Owner Jumlah transaksi yang memiliki fasilitas entity. Angka 0 menunjukkan bahwa fasilitas tersebut sedang tidak dimiliki
Pend. Jumlah transaksi yang menunggu untuk mengePREEMPT fasilitas ini dengan masuk pada Interrupt Mode di Blok PREEMPT.

Sumber:

  • Program Simulasi GPSS Student Version dapat didownload sini.

Model Antrian

Tag

, , , , , , , , ,


Beberapa contoh berikut ini menunjukkan bahwa penggunaan sistem antrian sangat membantu dalam melancarkan pelayanan kepada pelanggan atau konsumen seperti:

  1. Pelanggan menunggu pelayanan di depan kasir.
  2. Mahasiswa menunggu untuk konsultasi dengan dosen pembimbing.
  3. Mahasiswa menunggu untuk registrasi dan pembayaran uang kuliah.
  4. Para penumpang kereta api menunggu pelayanan loket penjualan karcis.
  5. Para pengendara kendaraan menunggu untuk mendapatkan pelayanan pengisian BBM.
  6. Pelanggan menunggu pelayanan di KFC.
  7. Pesawat terbang menunggu pelayanan menara pengawas untuk take-off maupun landing.

Beberapa contoh diatas, sebenarnya dapat didesain lebih efisien dengan menggunakan teori antrian.

Gambar (1)

Gambar (1)

Gambar diatas menunjukkan struktur umum dari model antrian yang memiliki dua komponen utama yaitu:

  • Garis tunggu atau sering disebut antrian (queue), dan
  • Fasilitas pelayanan (service facility).

Pelanggan atau konsumen menunggu untuk mendapatkan jasa pelayanan. Setiap pelanggan menunggu giliran untuk memasuki fasilitas pelayanan, menerima pelayanan, dan akhirnya keluar dari sistem pelayanan.

gambar2-modelantrian

Gambar (2)

Contoh yang tepat untuk menggambarkan keadaan ini adalah pelayanan pengisian BBM di SPBU. Seandainya sebuah SPBU memiliki 3 pompa dan 1 garis tunggu seperti gambar 2, dengan asumsi bahwa setiap pelanggan yang datang lebih awal dilayanani lebih dulu (first come-first out / FIFO).

Pemilihan bagaimana model sebuah sistem antrian adalah sangat penting dalam mencapai keberhasilan aplikasi model antrian. Dalam contoh SPBU pada gambar 2, mungkin kita akan mengatakan bahwa akan lebih realistis apabila garis tunggu dilakukan untuk setiap pompa bensin. Disamping itu untuk meningkatkan kapasitas pelayanan, mungkin lebih baik menggunakan satu pompa untuk premium, satu pompa untuk pertamax dan satu pompa untuk solar.

Langkah-langkah dalam Analisa Antrian
Secara umum prosedur dalam mengerjakan teknik antrian adalah sebagai berikut :

Langkah 1.
Tentukan sistem antrian apa yang harus dipelajari.

Langkah 2.
Tentukan model antrian yang cocok dalam menggambarkan sistem. Dalam kasus
pompa bensin paling sedikit ada tiga model yang dapat digunakan yaitu:
(a) tiga pompa untuk premium dengan satu garis tunggu,
(b) tiga pompa untuk premium dengan masing-masing memiliki satu garis tunggu,
(c) satu pompa untuk premium, satu pompa untuk pertamax dan satu pompa untuk solar yang masing-masing memiliki satu garis tunggu.

Langkah 3.
Gunakan formula matematik atau metode simulasi untuk menganalisa model antrian.

Sistem antrian memiliki beberapa komponen seperti berikut:

  1. Populasi masukan (input population). Berapa banyak pelanggan potensial yang dapat memasuki sistem antrian.
  2. Distribusi kedatangan. Menggambarkan bagaimana distribusi pelanggan memasuki sistem. Para pelanggan mungkin datang setiap lima menit (constant arrival distribution), atau mungkin datang secara acak (arrival pattern random). Dengan demikian terdapat dua pola kedatangan (arrival pattern) yaitu: (1) menggambarkan tingkat kedatangan per unit waktu, atau (2) menggambarkan jumlah kedatangan dalam periode waktu tertentu secara berturut-turut dalam waktu yang berbeda.
  3. Disiplin pelayanan. Menggambarkan pelanggan mana yang harus dilayani lebih dulu. Pedoman umum yang digunakan dalam disiplin pelayanan adalah first come-first served (FCFS), dan last come-first served. Disamping itu pelanggan mungkin dilayani secara acak dan bahkan mungkin dilayani berdasarkan prioritas.
  4. Fasilitas pelayanan. Pengelompokan fasilitas pelayanan menurut jumlah yang tersedia. Sistem single-channel merupakan sistem yang terdiri dari satu saluran untuk memasuki sistem pelayanan dengan satu fasilitas pelayanan. Atau menggunakan sistem multiple-channel yang terdiri dari satu antrian dengan beberapa fasilitas pelayanan.
  5. Distribusi pelayanan. Dapat ditetapkan berdasarkan salah satu dari dua cara berikut: (a) berapa banyak pelanggan yang dapat dilayani per satuan waktu. Atau (b) Berapa lama pelanggan dapat dilayani. Dalam kasus yang lain, suatu distribusi probabilitas mungkin digunakan untuk menentukan rata-rata waktu pelayanan.
  6. Kapasitas sistem pelayanan. Memaksimumkan jumlah pelanggan yang diperkenankan masuk dalam sistem. Kapasitas sistem mungkin terbatas atau mungkin berlebih.
  7. Karakteristik sistem lainnya. Dalam praktek sistem antrian mungkin pelanggan tidak akan memasuki sistem antrian jika mengetahui sudah banyak pelanggan yang menunggu, dengan kata lain mungkin pelanggan meninggalkan antrian.

Single Channel Model (M/M/1)

Salah satu model paling sederhana adalah model saluran tunggal (single-channel model) yang ditulis dengan notasi “sistem M/M/1”. Komponen dari sistem ini adalah:

  1. Populasi input tak terbatas yaitu jumlah kedatangan pelanggan potensial tak terbatas.
  2. Distribusi kedatangan pelanggan potensial mengikuti distribusi Poisson. Rata-rata kedatangan pelanggan per satuan waktu adalah variabel random suatu distribusi probabilitas Poisson. Dalam notasi (M/M/1), tanda M pertama menunjukkan rata-rata kedatangan yang mengikuti distribusi probabilitas Poisson. Sedangkan arti M kedua adalah tingkat pelayanan yang mengikuti distribusi probabilitas Poisson. Angka satu menunjukkan jumlah fasilitas pelayanan dalam sistem atau satu
    saluran (one channel).
  3. Disiplin pelayanan mengikuti pedoman FCFS.
  4. Fasilitas pelayanan terdiri dari saluran tunggal.
  5. Distribusi pelayanan mengikuti distribusi Poisson. Diasumsikan bahwa lamda lebih kecil dari miu (λ < μ) yaitu rata-rata jumlah kedatangan pelanggan per satuan waktu lebih kecil dari rata-rata jumlah pelanggan yang dapat dilayani per satuan waktu dalam sistem.
  6. Kapasitas sistem diasumsikan tak terbatas.
  7. Tidak ada penolakan maupun pengingkaran.

Multiple Channel Model (M/M/s)

Perbedaan dengan single channel model terletak pada jumlah pelayanan. Fasilitas pelayanan yang dimiliki model (M/M/s) lebih dari satu. Huruf (s) yang terdapat pada (M/M/s) menyatakan jumlah fasilitas pelayanan.

Menghitung Antrian di POM Bensin

Tag

, ,


Suatu antrian merupakan formasi baris-baris penungguan dari pelanggan (satuan) yang memerlukan pelayanan dari satu atau lebih pelayan atau fasilitas pelayanan (server). Peristiwa antrian merupakan fenomena yang biasa terjadi bila kebutuhan akan pelayanan melebihi kemapuan (kapasitas) pelayanan, sehingga pelanggan yang tiba tidak dapat segera mendapatkan pelayanan dan membentuk suatu formasi barus-baris penungguan. Jika kita menambah fasilitas pelayanan (server) maka akan ada biaya tambahan, dan jika fasilitas pelayanannya kurang maka akan ada potensi pelanggan yang hilang.

Contoh dalam pelayanan di POM Bensin, disediakan 5 buah POM, dimana:

  • POM 1 – ada 2 unit pelayanan untuk BIO SOLAR (khusus bis & truck)
  • POM 2 – ada 2 unit pelayanan untuk Premium (khusus mobil)
  • POM 3 – ada 2 unit pelayanan untuk Pertamax (khusus mobil)
  • POM 4 – ada 1 unit pelayanan untuk Premium (khusus sepeda motor)
  • POM 5 – ada 2 unit pelayanan untuk Premium (khusus sepeda motor)

Dari kasus diatas, khusus sepeda motor ada tempat pengisian Premium di POM 4 (1 unit) dan POM 5 (2 unit), total 3 unit (3 petugas pelayanan pengisian bahan bakar Premium untuk sepeda motor).

Data pemantauan di lapangan didapatkan sebagai berikut: Pom 4 - Single Pom 5 - Double

Dari pengumpulan data diatas maka bagaimana pengolahan datanya? Termasuk menghitung model antrian di POM Bensin tersebut? Baca lebih lanjut

Perhitungan Sistem Antrian SPBU

Tag

, , ,


Suatu sistem antrian dapat dianalisis uji distribusinya, model antriannya, dan ukuran kinerja sistem. Contoh misalnya adalah sistem antrian berdasarkan data pengamatan di SPBU Jatiwaringin dalam suluran tunggal (single channel model) adalah sebagai berikut:

Banyak Pelanggan di Sistem Frekuensi Terjadi Tiap Menit (Oi) Jumlah Kedatangan
0 0 8
1 0 10
2 0 9
3 1 5
4 2 6
5 3 8
6 2 12
7 1 15
8 4 10
9 3 9
10 2 6
11 2 13
Total 20 111
Modelkan Sistem SPBU tersebut jika diketahui juga Pelayanan SPBU dalam tabel berikut:
Pelayanan Dalam Detik Frekuensi Kejadian
0 0
1 0
2 0
3 0
4 0
5 0
6 0
7 0
8 0
9 0
10 0
11 0
12 0
13 1
14 2
15 1
16 1
17 2
18 0
19 1
20 1
21 2
22 1
23 0
24 1
25 1
26 1
27 2
28 2
29 0
30 1
Total = 20

Baca lebih lanjut

Menghitung Distribusi Poisson

Tag

,


Dalam teori probabilitas dan statistika, distribusi Poisson (dilafalkan [pwasɔ̃]) adalah distribusi probabilitas diskret yang menyatakan peluang jumlah peristiwa yang terjadi pada periode waktu tertentu apabila rata-rata kejadian tersebut diketahui dan dalam waktu yang saling bebas sejak kejadian terakhir. (distribusi Poisson juga dapat digunakan untuk jumlah kejadian pada interval tertentu seperti jarak, luas, atau volume).

Distribusi ini pertama kali diperkenalkan oleh Siméon-Denis Poisson (1781–1840) dan diterbitkan, bersama teori probabilitasnya, pada tahun 1838 dalam karyanya Recherches sur la probabilité des jugements en matière criminelle et en matière civile (“Penelitian Probabilitas Hukum Masalah Pidana dan Perdata”). Karyanya memfokuskan peubah acak N yang menghitung antara lain jumlah kejadian diskret (kadang juga disebut “kedatangan”) yang terjadi selama interval waktu tertentu.

Apabila nilai harapan kejadian pada suatu interval adalah λ, maka probabilitas terjadi peristiwa sebanyak k kali (k adalah bilangan bulat non negatif, k = 0, 1, 2, …) maka sama dengan:

f(k; \lambda)=\frac{\lambda^k e^{-\lambda}}{k!},\,\!

dimana:

  • e adalah basis logaritma natural (e = 2.71828…)
  • k adalah jumlah kejadian suatu peristiwa  — peluang yang diberikan oleh fungsi ini
  • k! adalah faktorial dari k
  • λ adalah bilangan riil positif, sama dengan nilai harapan peristiwa yang terjadi dalam interval tertentu. Misalnya, peristiwa yang terjadi rata-rata 4 kali per menit, dan akan dicari probabilitas terjadi peristiwa k kali dalam interval 10 menit, digunakan distribusi Poisson sebagai model dengan λ = 10×4 = 40.

Sebagai fungsi k, ini disebut fungsi massa probabilitas. Distribusi Poisson dapat diturunkan sebagai kasus terbatas distribusi binomial. Distribusi Poisson dapat diterapkan pada sistem dengan kejadian berjumlah besar yang yang mungkin terjadi, yang mana kenyataannya cukup jarang. Contoh klasik adalah peluruhan nuklir atom. Baca lebih lanjut

Uji Kecocokan/Kesesuaian (Goodness of Fit Test)

Tag

, , ,


Dalam pemodelan sistem uji kecocokan atau kesesuaian ini sangatlah penting karena uji goodness of fit merupakan pengujian kecocokan atau kebaikan suai antara hasil pengamatan (frekuensi pengamatan) tertentu dengan frekuensi yang diperoleh berdasarkan nilai harapannya (frekuensi teoretis).

Katakan kita mempunyai sebuah hipotesa (dugaan) tentang populasi yang menyatakan probabilitas atau kemungkinan bahwa sebuah observasi sampel akan berada pada setiap kategori yang ada. Observasi-observasi dalam sampel tersebut digunakan untuk mengecek hipotesa tersebut. Jika jumlah dari nilai sampel dalam setiap kategori mendekati dengan nilai harapan dalam hipotesa tersebut, maka kenyataan ini dapat mendukung hipotesa tersebut. Dalam situasi seperti ini, dapat kita katakan bahwa data tersebut mendekati kecocokan/kesesuaian (fit) pada distribusi probabilitas populasi yang diasumsikan.

Ketika hipotesa nol benar, yaitu ada kecocokan/kesesuaian antara jumlah observasi dan harapan serta jumlah sampel cukup besar (perkiraan ini akan bekerja dengan baik jika setiap nilai harapan sedikitnya adalah 5), maka  variabel random akan mengikuti distribusi Chi-Square (Chi-Kuadrat). Uji dari hipotesa nol versus hipotesa alternatif yang menyatakan sebaliknya yaitu probabilitas tidak benar dengan tingkat kesalahan α.

Persamaannya adalah:

rumus uji kecocokan

Dimana:

  • Oi = nilai obeservasi pada kategori ke-i
  • Ei = nilai harapan pada kategori ke-i
  • Ei = np(i) dimana i = 1,2,..k
  • k = banyaknya kategori

Keputusan:

Tolak Ho jika Ho ditolak jika

Contoh Misalnya:

Pada tahun lalu didapatkan hasil bahwa pembayaran tagihan adalah sebagai berikut:

Pembayaran Persentase
Bayar Penuh 80%
1 Bulan 10%
2 Bulan 6%
> 2 Bulan 4%

Sedangkan pada tahun ini ada 400 pelanggannya yang secara random ternyata 287 pelanggan membayar langsung tagihannya, 49 pelanggan menunda satu bulan, 30 pelanggan menunda dua bulan, dan 34 menunda tagihan lebih dari dua bulan.

Apakah data tersebut masih mempunya pola tertentu (distribusi) yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Kita gunakan α sebesar 1%. Baca lebih lanjut

Tahapan Proses Penelitian Deskriptif

Tag

, , ,


Tahapan penelitian deskriptif, secara umum tidak jauh berbeda dengan tahapan penelitian-penelitian yang lain. Berikut ini disajikan tahapan penelitian deskriptif.

Mengidentifikasi, memilih dan merumuskan masalah penelitian

Penelitian deskriptif dimulai dari munculnya minat peneliti terhadap suatu fenomena yang sedang menjadi perhatian peneliti.. Pada suatu saat selalu ada fenomena yang belum sepenuhnya dimengerti atau mungkin terjadi perbedaan pendapat tentang suatu fenomena tertentu. Atau mungkin juga dalam situasi tertentu tidak dapat berjalan dengan semestinya sesuai rencana dan prosedur yang telah ada. Situasi tersebut menunjukkan ada kesenjangan antara yang seharusnya dengan kenyataan, antara yang diperlukan dengan yang tersedia, antara harapan dengan capaian. Hal tersebut dapat dijadikan obyek penelitian yang unik dan menarik, sehingga perlu pengembangan atau penyempurnaan melalui penelitian. Fenomena tersebut kemudian disusun menjadi masalah penelitian yang lebih jelas dan sistematis dengan memanfaatkan informasi ilmiah yang sudah tersedia dalam literatur yaitu teori

Ada beberapa alasan perlunya diadakan suatu penelitian di bidang tertentu: 1) tidak ada informasi sama sekali pada aspek tertentu pada bidang tersebut; 2) informasi yang ada belum lengkap pada aspek tertentu pada bidang tersebut; 3) banyak informasi namun perlu pembuktian kembali kebenarannya dengan data yang lebih mutakhir.

Untuk memperoleh permasalahan penelitian tidaklah mudah, seorang peneliti perlu peka, bersikap kritis dan berfikir logis terhadap fenomena yang terjadi. Penting untuk selalu mengembangkan ketajaman persepsinya, sehingga lebih cermat dan teliti pada sesuatu yang perlu dipertanyakan. Selain itu, untuk memperoleh permasalahan penelitian, seorang peneliti perlu dibekali dengan scientific mind dan prepared mind. Scientific mind adalah selalu berpandangan obyektif yang mampu melepaskan diri dari praduga dan  opini pribadi. Bersikap independen, yaitu tidak mudah terpengaruh oleh pandangan orang lain. Mempunyai wawasan yang luas berkaitan dengan permasalahan penelitian. Prepared mind maksudnya selalu siap untuk dapat menangkap permasalahan yang timbul.

Ada beberapa sumber informasi masalah penelitian. Masalah penelitian yang bersumber dari literatur sering dan lazim dgunakan, terutama literatur primer seperti jurnal akademik dan profesional, jurnal penelitian, laporan penelitian, skripsi. tesis, desertasi, makalah, buku dan tinjauan pustaka. Tentunya literatur sebagai sumber masalah penelitian harus memiliki kriteria tertentu yaitu aktualitas isi sumber tersebut. Pengalaman empirik di lapangan di bidang profesi se hari-hari merupakan sumber masalah yang potensial. Sumber masalah penelitian lainnya adalah hasil komunikasi dengan para ahli atau teman sejawat di bidang terkait, dan juga hasil pengamatan. Hasil berfikir pribadi seorang peneliti sendiri dapat juga menjadi sumber masalah penelitian.

Seperti telah disebutkan dimuka bahwa dalam penelitian deskriptif hanya melibat-kan satu variabel penelitian. Oleh karena itu, variabel penelitian tertentu  yang ditentukan, berangkat dari suatu permasalahan yang menjadi perhatian pada suatu fenomena. Permasalahan dalam suatu fenomena tersebut merupakan sesuatu yang urgen terjadi pada masa kini. Penelitian penting untuk dilakukan yang diharapkan memberikan kontribusi  atau andil yang jelas dalam bidang profesi atau untuk kepentingan praktis.  Pengulangan penelitian dengan permasalahan yang sama dalam penelitian deskriptif memungkinkan untuk dilakukan. Misalnya penelitian pada suatu kurun waktu tertentu atau tempat yang berlainan tentang masalah yang sama dapat dilakukan pengulangan penelitian.

Ada beberapa kriteria kelayakan yang perlu diperhatikan dalam menentukan suatu masalah untuk diteliti. Masalah yang akan diteliti memiliki kontribusi profesionil dan signifikansi secara ilmiah terhadap ilmu pengetahuan (teoritik) maupun secara praktis;  mempunyai derajad keunikan dan keaslian; tersedia sumber data dan memungkinkan untuk pengumpulan data; tersedianya instrumen pengukuran data; tersedianya dana dan waktu untuk melaksanakan penelitian; dan sesuai dengan kemampuan peneliti.

Setelah menentukan permasalahan penelitian yang akan diteliti, selanjutnya  dirumuskan masalah penelitian tersebut secara singkat jelas padat dalam bentuk kalimat tanya. Ditinjau dari cakupan aspek-aspek yang terkait dengan masalah penelitian maka rumusan masalah penelitian dapat dibedakan secara umum dan khusus. (Ibnu, Mukhadis, Dasna: 2003). Rumusan masalah umum menunjukkan keseluruhan permasalahan penelitian secara utuh. Contoh: Bagaimanakah pelaksanaan Pendidikan Jasmani di Sekolah Menengah Umum I Malang berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi?

Rumusan masalah khusus yang berfokus pada aspek-aspek tertentu dari permasalahan yang dikaji. Contoh: 1) Bagaimanakah kegiatan Guru dalam pelaksanaan Proses Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi? 2) Bagaimanakah kegiatan Siswa dalam pelaksanaan Proses Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi? 3) Bagaimanakah ketersediaan sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan Proses Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi? Baca lebih lanjut

Economic analyses for the evaluation of is projects

Tag


Information system projects usually have numerous uncertainties and several conditions of risk that make their economic evaluation a challenging task. Each year, several information system projects are cancelled before completion as a result of budget overruns at a cost of several billions of dollars to industry. Although engineering economic analysis offers tools and techniques for evaluating risky projects, the tools are not enough to place information system projects on a safe budget/selection track. There is a need for an integrative economic analysis model that will account for the uncertainties in estimating project costs benefits and useful lives of uncertain and risky projects. The fuzzy set theory has the capability of representing vague data and allows mathematical operators and programming to be applied to the fuzzy domain. The theory is primarily concerned with quantifying the vagueness in human thoughts and perceptions. In this article, the economic evaluation of information system projects using fuzzy present value and fuzzy B/C ratio is analyzed. A numerical illustration is included to demonstrate the effectiveness of the proposed methods.

Keywords: Information Systems; Project Evaluation; Fuzzy Present Value Analysis; B/C Ratio; Fuzzy Numbers.

Baca lebih lanjut

Metode Fuzzy untuk analisa Kelayakan Usaha


Analisa finansial diperlukan untuk menghindari kegagalan setelah proyek dilakukan sehingga hambatan dan resiko yang mungkin timbul di masa yang akan datang dapat diminimalkan karena keadaan yang akan datang penuh dengan ketidakpastian. Pendekatan fuzzy merupakan salah satu metode untuk mengkaji ketidakpastian tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji indikator kelayakan finansial /uzzy, menyusun model kelayakan finansial fuzzy dan mengimplementasikan model kelayakan nnansial fuzzy pada industri bioethanol sebagai salah satu produk derivat tebu. Fuzzy Investment Model disusun dengan indikator kelayakan yang dikaji adalah NPV fuzzy, IRR fuzzy dan B/C Ratio fuzzy dan harga bahan baku, harga jual, dan suku bunga sebagai variabel yang difuzzikan dengan representasi Triangular Fuzzy Number (TFN). Informasi kelayakan Fuzzy Investment Model dikategorikan dalam 4 kategori yaitu tidak layak, cukup layak, layak, dan sangat layak. Validasi model dilakukan dengan membandingkan hasil keluaran metode fuzzy dengan metode konvensional. Hasil verifikasi model pada industri bioethanol dengan menggunakan metode fuzzy menunjukkan bahwa industri ini layak untuk dikembangkan dengan asumsi umur proyek x tahun, dengan hasil analisa sebagai berikut: NPV dengan nilai Rp x milyar, B/C Ratio dengan nilai x,y dan IRR dengan nilai x persen. Pada trend yang searah, hasil penghitungan dengan metode fuzzy biasanya berbeda dengan hasil perhitungan dengan metode konvensional.

Penyelesaian Soal dengan Fuzzy

Tag


Pelayan restoran sering mendapat uang tip (bonus) dari pelanggan yang makan di sana. Besar uang tip bergantung pada dua kriteria, yaitu kualitas pelayanan dan kualitas makTipanan. Jika pelanggan merasa puas dengan pelayanan dan makanan di restoran, pelanggan tidak akan segan memberi bonus yang besar besar kepada pelayan. Sebaliknya jika pelayanan kurang memuaskan atau makanan kurang enak, pelanggan mungkin memberikan uang bonus yang kecil atau tidak ada sama sekali. Batasan tentang “kualitas pelayanan”, “kualitas makanan”, dan berapa “besar” uang tip tidaklah jelas, oleh karena itu bersifat samar. Modelkanlah masalah ini dalam sebuah FIS dengan menggunakan Fuzzy ToolBox pada piranti MatLAB.

Soal Soal Manajemen Sistem Informasi (2)

Tag


Dibawah ini adalah soal-soal yang ditanyakan dalam Buku Sistem Informasi Manajemen (Edisi 10) yang ditulis oleh McLeod (Pearson) dalam tugas mata kuliah Manajemen Sistem Informasi Teknik Industri, Universitas Borobudur.

1) Why are standard provided to the information processor in general system model of the firm?
Mengapa ada standar yang harus disediakan dalam model sistem perusahaan dalam pengolahan informasi?
Informasi harus tersedia bagi para manajer perusahan, dimana mereka membuat keputusan untuk mengantisipasi perubahan yang diperlukan dalam sistem fisik; disini, manajemen dipandu dalam pembuatan keputusannya berdasarkan standar kinerja perusahaan. Dengan standar tersebut mereka akan tahu dan dapat menentukan kapan perusahaan tidak berkinerja seperti yang telah direncanakan.

2) What are the eight environmental elements?
Apa saja delapan elemen lingkungan yang mempengaruhi perusahaan?
• Supplier atau vendor
• Pelanggan
• Adanya syarikat pekerja
• Lembaga perbankan atau komunitas keuangan
• Para pemegang saham atau pemilik perusahaan
• Pesaing
• Pemerintah, dan
• Masyarakat Luas

3) What provides the connection between the firm and its environment?
Apa hubungannya antara keberadaan perusahaan dengan lingkungannya?
Sebuah perusahaan ada untuk tujuan menyediakan produk atau jasa yang memenuhi kebutuhan lingkungan. Sebuah perusahaan juga tidak akan dapat berfungsi tanpa sumber daya yang disediakan oleh lingkungan sekitarnya.

4) What is margin? How does it relate to competitive advantage?
Apa itu margin? Bagaimana hubungannya dengan keunggulan dalam persaingan?
Margin adalah batas dari keuntungan yang diharapkan (direncanakan) atau nilai dari produk dan jasa perusahaan setelah dikurangi harga pokoknya, seperti yang diterima pelanggan perusahaan. Bagaimana hubungannya? Margin keuntungan membantu perusahaan agar dapat bertahan hidup dan berhasil dalam jangka panjang dalam menghadapi tekanan persaingan yang sudah ada terhadap perusahaan.

5) What are Porter’s primary value activities? What are his support value activities?
Apa saja Aktifitas Nilai Utama menurut Porter? Apa Aktifitas Nilai Dukung itu?

Aktifitas nilai utama terdiri dari:
• Pasokan logistik (Inbound Logistics) yang mendapatkan bahan baku dan persediaan dari pemasok,
• Operasi (Operation) perusahaan yang merubah bahan baku menjadi barang jadi,
• Pengeluaran Logistik (Outbound Logistics) yang memindahan barang pada pelanggan,
• Pemasaran dan penjualan (Marketing & Sales) yang mengidentifikasi kebutuhan pelanggan dan mendapatkan pesanan, dan
• Pelayanan atau aktifitas yang mejaga hubungan pelanggan yang baik setelah penjualan (Services).

Sedangkan Aktifitas Nilai Dukung:
• Infrastruktur Perusahaan, termasuk pengelolaan umum, perencanaan, keuangan, accounting dan manajemen kualitas.
• Manajemen Sumber Daya Manusia, meliputi kegiatan rekrutmen, pelatihan, pengembangan SDM.
• Pengembangan Teknologi, kegiatan yang dapat dikelompokkan ke dalam usaha untuk meningkatkan produk dan proses, dan
• Pengadaan (procurement), yakni fungsi pembelian seperti pembelian bahan mentah, persedian dan jenis jenis barang lainnya yang dapat dijadikan aset seperti mesin-mesin, perlengkapan laboratorium, kantor dan bangunan.

6) What is a value chain?
Apa itu Rantai Nilai?
Value Chain atau rantai nilai adalah kumpulan aktivitas atau kegiatan dalam sebuah perusahaan yang dilakukan untuk mendesain, memproduksi, memasarkan, mengirimkan dan mendukung (support) produk.

7) What is a value system?
Apa itu system Nilai?
Value system atau system nilai adalah penghubungan rantai nilai (value chain) suatu perusahaan dengan value chain dari anggota-anggota channel distribusinya (cara mengantarkan barang atau produk agar sampai ke tangan konsumen).

8) How can a firm achieve strategic advantage from an information system that process customer sales orders?
Bagaimana sebuah perusahan dapat mencapai keuntungan strategis dari suatu sistem informasi yang memproses pesanan penjualan pelanggan?
Misalnya perusahaan ingin memutuskan untuk mengubah semua data penjualannya yang ada ke dalam tampilan data-data yang mudah untuk ditelusuri (di website) untuk ditampilkan kepada mitra bisnis dan pelanggan. Berapa harganya, berapa stoknya, kemudahan cara pembeliannya, kemudahan cara pembayarannya, informasi jadwal pengirimannya, spesifikasi barang dan modelnya, maka ini akan dapat mempercepat proses oder produk perusahaan, begitu juga dengan transaksi pembayaran ataupun pemantauan pengiriman barangnya.

9) Explain how you would achieve a tactical advantage by tying a sales order system to a customer service system.
Jelaskan bagaimana anda mencapai sebuah keuntungan taktis (menyiasati) dengan mengikat sistem order penjualan ke dalam suatu sistem layanan pelanggan.
Dengan system informasi pelayanan kepada pelanggan dapat ditingkatkan dengan menawarkan pelanggan akses langsung ke informasi. Misalnya tahun lalu dia membeli sejumlah tertentu, dengan pembelian sekarang yang meningkat dari tahun lalu, perusahan dapat memberikan diskon sebagai appresiasi terhadap order berikutnya. Disini, semua perusahaan ingin pelanggannya puas, karena kepuasan pelanggan akan membuat dia melakuan order lagi yang berulang dan terikat terus dengan perusahaan.

10) How would you design an information system to take advantage of personal opportunities?
Bagaimana anda mendesain sebuah system informasi guna mendapatkan keuntungan dari peluang pribadi?
Ditekankan pada integrasi sistem. Sumber datanya dari mana saja yang bisa diintegrasikan untuk memperoleh sistem informasi yang efektif terutama dalam biaya pembuatannya dan kemudahan akses. Kemudian mendesain fungsi-fungsi operasinya, misalnya bagaimana mengambil data, prosesnya, file update-nya, peletakan datanya (storage), pengambilan data, informasi laporanya, validasinya, konfirmasinya dan proses kontrolnya. Contohnya: sumber data sebaiknya hanya dikumpulkan sekali sebagai input ke sistem informasi, jangan berulang ulang meminta nama, alamat, tanggal lahir, email, kontak dan lain sebaginya.

11) What are the feature that distinguish a multinational corporation (MNC)?
Apa saja ciri yang membedakan dari sebuah perusahaan multinasional (MNC)?
• Membentuk anak perusahan di luar negeri (group of subsidiary)
• Visi dan strategi yang digunakan untuk memproduksi suatu barang bersifat global (mendunia), jadi perusaan tersebut membuat atau menghasilkan barang yang dapat digunakan di semua Negara, meskipun kadang dibeberapa tempat memiliki prosedur dan tujuan yang berbeda.
• Lebih cenderung memilih kegiatan bisnis tertentu, berdasarkan produk, pasar, Negara dan Budayanya
• Menempatkan kantor pusatnya (parent company) pada negara – negara maju.

12) What is a source of uncertainty for an MNC?
Apa yang dimaksud dengan sumber ketidakpastian dari MNC?
Ketidakpastian yang dimaksud dalam lingkungan MNC adalah perbedaan antara jumlah informasi yang diperlukan untuk melakukan suatu pekerjaan dan jumlah informasi yang dimiliki oleh organisasi. Hal ini dikeranakan sumber daya yang digunakan oleh perusahaan MNC sangat luas terdistribusi, begitu juga dengan sumber dayanya yang tersebar, inilah yang tidak mudah untuk dikelolah dan diatur.

13) How do the executives of an MNC respond to uncertainty?
Bagaimana para eksekutif dari MNC mengatasi ketidakpastian?
Untuk mengatasi ketidakpastian akibat pengaruh lingkungan yang luas para eksekutif memanfaatkan teknologi informasi. Dengan kemajuan di bidang teknologi informasi, metodologi, dan komuniasi dapat membuat integrasi global menjadi jauh lebih mudah.

14) What single word describes the key to achieving competitive advantage for an MNC?
Sebutkan satu kata kunci penjelasan untuk mencapai keunggulan kompetitif bagi MNC?
Koordinasi adalah kata kunci untuk mencapai keunggulan kompetitif di dalam pasar global. Perusahaan yang tidak mampu mendapatkan kendali strategis atas operasinya di seluruh dunia dan mengelolahnya dengan cara yang terkoordinasi secara global, tidak akan dapat meraih kesuksesan dalam perekonomian internasional.

15) Identify three ways that cultural and communication barriers can pose challenges in developing a global information system
Sebutkan tiga cara dari kendala budaya dan komunikasi dapat menjadi tantangan dalam mengembangkan sistem informasi global
• Pembatasan Pembelian & Impor Piranti Keras. Pemerintah local biasanya melindungi pabrikan lokal dan merangsang investasi asing pada produksi lokal yang dapat digunakan untuk mendukung pengoperasian berbagai system piranti keras ataupun software yang berbeda.
• Pembatasan Pemrosesan Data. Kebijakan nasiondal mengatur bahwa data harus diproses di dalam negeri, bukan dikirim ke luar negeri atau diproses di tempat lain.
• Pembatasan Komunikasi Data, misalnya kebijakan alrian data antar negera (transborder data flow atau TDF)

16) List the seven types of information resources. Place an asterisk next to those that are located in information services.
Sebutkan tujuh jenis sumber daya informasi. Kasih tanda bintang di sebelahnya yang selalu terdapat di layanan informasi.
• Piranti Keras Komputer
• Piranti Lunak (Software)
• Spesialis Informasi
• Pengguna
• Fasilitas
• Database*
• Informasi*

17) Identify four dimensions of information that a manager should consider.
Sebutkan empat dimensi informasi yang harus dipertimbangkan oleh seorang manajer.
• Relevansi; berhubungan dengan masalah yang sedang dihadapi. Data yangberhubungan sesuai dengan fakta, artinya daya yang relevan dengan pengambilan keputusan yang akan diambil saja yang akan disebut sebagai informasi.
• Akurasi; semua informasi harus akurat
• Ketepatan Waktu; informasi tersedia untuk pengambilan keputusan sebelum situasi yang genting berkembang atau hilangnya peluang yang ada. Manajer hendaknya dapat memperoleh informasi yang menguraikan apa yang terjadi saat ini, selain dari apa uang terjadi di masa lalu.
• Kelengkapan; informasi yang disajikan memberikan gambaran yang lengkap atas suatu masalah tertentu atau solusinya. Lengkap bukan berarti kelebihan muatan informasi (information overload).

18) What is knowledge management?
Apa itu manajemen pengetahuan?
Manajemen Pengetahuan adalah proses pengorganisasian informasi sebuah perusahaan sehinga intormasi tersebut dapat dikumpulkan, disimpan, diproses, dan digunakan oleh para pengambil keputusan. Kegiatannya termasuk mengakuisisi data, memproses data menjadi informasi, menggunakan dan mengomunikasikan informasi dengan cara yang paling efektif, dan menghapus informasi pada waktu yang tepat.

19) Comment on the following statement:
Apa pendapat anda tentang:

a. Information produced by the information processor should be free of errors.
Informasi yang dihasilkan oleh pengolahan informasi harus bebas dari kesalahan.
Bila informasi yang dihasilkan banyak kesalahannya tentunya akan mempengaruhi dalam pengambilan keputusan atau menentukan tindakan secara keseluruhan. Dengan demikian akan berpengaruh terhadap kemampuan untuk mengontrol atau memecahkan suatu masalah dengan baik. Informasi yang banyak salahnya akan berakibat fatal pada pengambilan keputusan yang salah.

b. An information processor should provide the manager with as much information as possible
Pengolah informasi harus dapat memberikan informasi sebanyak mungkin kepada manajer.
Tidak perlu pengolah informasi harus memberikan informasi sebanyak mungkin kepada manager, yang penting tepat sasaran bukan kelebihan muatan informasi yang tidak diperlukan oleh manajer tersebut

20) Why should an organization capture data from its legacy system?
Mengapa sebuah perusahaan harus mengambil data dari system yang lama (warisan)?
Kerana system yang lama (legacy) memproduksi informasi bersejarah (historis), dan informasi tersebut masih dianggap berharga. Nilai data-data yang lama dapat diperbaharui menjadi nilai-nilai yang baru. Misalnya beberapa data warisan hanya dapat tersida dalam bentuk file cetakan kertas. Data seperti ini dapat di ambil sebagai data gambar dalam system yang baru.

21) How has the increased use of Web sites by firms increased the importance of image management?
Bagaimana peningkatan penggunaan situs web oleh perusahaan akan meningkatkan pentingnya manajemen gambar?
Peranan gambar dalam situs web akan menjadikan tampilan informasinya sangat visual. Logo perusahaan, foto produk, karyawan, dan gambar gambar lain akan dapat membantu pengguna menavigasi situs web tersebut. Oleh karena itu pengelolahan gambar, kebutuhan ruang penyimpanan, penampilan format gambar yang konsisten, serta aplikasinya menjadi sangat penting dalam mamajemen gambar.

22) Could a manager be a CIO even though he or she does not have that title? Explain.
Dapatkah seorang manajer menjadi CIO meskipun dia tidak mempunyai gelar? Jelaskan.
Seorang manaher dapat menjadi CIO meskipun dia tidak mempunyai gelar TIK, karena CIO adalah orang yang menyumbangkan keahian manajerialnya dalam memecahkan masalah-masalah yang tidak hanya berhubungan dengan layanan informasi saja, melainkan juga area-area operasi perusahaan lainnya.

23) Would a degree in business administration help a CIO? Explain.
Apakah sarjana dalam administrasi bisnis membantu seorang CIO? Jelaskan.
Ya, sarjana dalam administrasi bisnis dapat membantu seorang CIO, karena meliputi keseluruhan perusahan, baik pada tingkat minimum hingga tingkat paling atas. Mulai dari masukan perencanaan strategis di semua level, area usaha, dan sumber daya informasi.

24) What are the two basic elements that should be included in a strategic plan for information resources?
Apakah dua elemen dasar yang harus dimasukkan dalam sebuah rencana strategis untuk sumber daya informasi?
• Sasaran yang aka dicapai oleh setiap ketegori system sepanjang periode waktu yang dicakup oleh rencana
• Sumber daya informasi yang diperlukan untuk mencapai sasaran tersebut

Sumber:

Silahkan klik disini.

Soal Soal Manajemen Sistem Informasi (1)

Tag


Dibawah ini adalah soal-soal yang ditanyakan dalam Buku Sistem Informasi Manajemen (Edisi 10) yang ditulis oleh McLeod (Pearson) dalam tugas mata kuliah Manajemen Sistem Informasi Teknik Industri, Universitas Borobudur.

1) When did personal computers first appear?
Kapan Personal Computer kali pertama muncul?
Tahun 1982 yang dikeluarkan oleh IBM

2) What is an information specialist? Provide 4 example.
Apa itu Information Specialist? Sebutkan 4 contohnya.
Information Specialist adalah orang yang bertanggung-jawab secara penuh untuk mengembangkan dan mengoperasikan sistem-sistem informasi. Contohnya: System Analyst, Programer, Administrator Database, dan Webmaster.

3) What are the main function of CPU and RAM?
Apa fungsi utama dari CPU dan RAM?
Fungsi CPU adalah menjalankan program – program yang disimpan dalam memori utama dengan cara mengambil instruksi – instruksi, menguji instruksi tersebut dan mengeksekusinya satu persatu sesuai dengan kontrol dan alur perintah yang diberikan. Sedangkan fungsi utama RAM adalah sebagai memori utama didalam sebuah komputer yang digunakan untuk media penyimpanan sementara saat komputer dalam keadaan hidup. Menyimpan data dari hardisk/flash disk dan menyuplai data untuk prosessor yang akan diproses.

4) How is the communications speed of a cable modem different from a traditional modem that connects to a telephone line?
Bagaimana bisa berbeda kecepatan komunkasi kabel modem dengan kabel modem yang masih dihubungkan dengan line telepon?
Menggunakan line telepon kecepatan komunikasi modem lebih lamban dibanding yang menggunakan modem jalur lebar (broadband), karena jika menggunakan kabel telepone, jaringannya banyak dipengaruhi oleh padatnya arus komunikasi yang lain, belum lagi infrastrukturnya yang memang sudah terbatas teknologinya (misalnya systemnya masih analog) untuk dapat ditingkatkan lagi kecepatannya.

5) What data transmission speed can you expect for direct computer-to-computer communications? What is a common transmission speed you might find for wireless computer communication?
Kecepatan apa yang diharapkan untuk transmisi data langsung dari computer ke computer? Biasanya berapa kecepatan transimisi data yang pernah ditemukan dalam komunikasi computer yang nirkabel?
Yang diharapkan adalah kecepatan tinggi untuk transmisi data dari computer ke computer. Kecepatan 56 Kbps jika dibandingkan 2 MBps atau 10 MBps, apalagi 54 Mbps sudah sangat jauh dalam segi waktu untuk pengiriman ataupun pengunduhan (download) data yang banyak kita butuhkan untuk komunikasi maupun menopang pekerjaan sehari-hari.

6) Is a computer a virtual system, a physical system, or both? Explain
Apakah Komputer termasuk dalam sistem virtual, sistem berbentuk fisik, atau kedua-duanya? Jelaskan
Komputer termasuk dalam sistem yang berbentuk fisik seperti barang-barang, orang, mesin dan uang. Sedangkan sistem virtual adalah berisi sumber-sumber informasi yang mewakili sistem yang berbentuk fisik, seperti informasi tentang barang-barang, data karyawan, data mesin, atau informasi mengenai keuangan. Komputer adalah mesin yang mendukung virtual system namun ia adalah bagian dari physical system.

7) In what way is a computer an open system?
Dalam hal yang bagaimana sebuah computer itu adalah sistem yang terbuka?
Komputer bisa jadi sebagai sistem terbuka yang sangat tergantung pada lingkungannya. Sistem terbuka menerima input (informasi, energi, material) dari lingkungan dan dapat mengirim output (misalnya sebuah informasi, pasokan energy, ataupun pengeluaran material) kepada lingkungan.

8) Does a transaction processing system produce information or data? Explain.
Apakah sistem pemrosesan transaksi menghasilkan data atau informasi?
Pemrosesan transaksi itu menghasilkan informasi, karena informasi adalah data yang sudah diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya, sedangkan data hanya merupakan sumber informasi yang menggambarkan suatu kejadian (kumpulan fakta, dan angka-angka saja).

9) Where are the users of the transaction processing system located in the organization? Are they at the top, middle, or bottom?
Diposisi mana para pengguna sistem pemrosesan transaksi dalam suatu organisasi? Di atas, menengah atau level bawah?
Semua level dalam sebuah organisasi adalah pengguna dari suatu transaction processing system, bahkan orang-orang diluar organisasi tersebut adalah pengguna dari sistem pemrosesan transaksi, karena tanpa sebuah sistem pemrosesan kita tidak dapatkan informasi yang dihasilkan dari data yang dimasukkan.

10) Distinguish between a periodic report and a special report.
Bedakan antara laporan berkala dan laporan khusus.
Laporan berkala atau periodic report adalah laporan yang dibuat menurut jadwal tertentu contohnya adalah analis penjualan terhadap pelanggan perbulan, sedangkan laporan khusus atau special report adalah laporan yang dibuat ketika sesuatu yang tidak seperti biasanya terjadi contohnya laporan mengenai pembelian asset berupa gedung, mesin atau mobil.

11) How do personal productivity system make a manager more efficient?
Bagaimana sistem produktifitas personal membuat seorang manajer lebih efisien?
Dengan sistem personal productivity menentukan data, mengumpulkan data dan mengintrepetasikan data bisa dilaksanakan lebih cepat, lebih mudah, dan lebih teliti, karena dilakukan sendiri (self-managed), mendapatkan informasi masukan lebih cepat, begitu juga melaporkannya lebih mudah.

12) How does the focus of a DSS (Decision Support System) differ from that of an MIS?
Bagaimana fokus dari DDS bisa berbeda dengan MIS?
DSS (Decision Support Systems) adalah sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer dan keputusan yang harus dibuat manajer. Berbeda dengan MIS yang secara umum digunakan oleh para karyawan operasional, DSS secara umum digunakan oleh para manajemen senior untuk membantu mengambil keputusan. Sistem informasi ini bekerja dengan membuat rangkuman (summary) yang berasal dari MIS. Data-data historis dirangkum dan kemudian dimodelkan dan dianalisa sehingga si pengguna dapat mengambil keputusan cepat.

13) Why are group decision support system important?
Mengapa group decision support system penting?
Karena GDSS memudahkan pemecahan atas masalah tak terstruktur oleh beberapa (set) pembuat keputusan yang bekerja sama sebagai suatu kelompok atau dengan kata lain membantu pengambilan keputusan untuk menunjang keputusan kelompok

14) Why is planning more likely to occur at higher levels of management and control more likely to occur at lower levels of management? Does this influence the type of information system developed for different levels of management?
Mengapa perencanaan sepertinya lebih banyak terjadi di tingkat manajemen atas, dan pengendalian lebih banyak terjadi di tingkat bawah? Apakah ini mempengaruhi sistem informasi yang dikembangkan untuk level manajemen yang berbeda?
Karena manajemen tingkat atas harus pandai menangkap kenyataan peluang yang ada, yaitu bereaksi terhadap kesempatan-kesempatan yang diberikan oleh lingkungan luar akan berpengaruh kepada organisasi seperti tekanan-tekanan dari lingkungan luar yang bisa merugikan organisasi atau sedapat mungkin mengubahnya menjadi menjadi kesempatan. Menetapan tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi berdasarkan visi yang dimiliki oleh manajemen serta penentuan strateginya apa saja tindakan yang harus dilakukan oleh organisasi dengan maksud guna mencapai tujuannya. Termasuk didalamnya merencanakan sumberdaya yang akan dikerahkan supaya tujuan organisasi tersebut dapat diraih. Sedangkan pada tingkat manajemen di level bawah harus dapat meyakinkan bahwa perencanaan & strategi yang sudah ditetapkan oleh oragnisasi berjalan secara efektif dan efisien dengan cara pengendalian atau controlling.

15) Why were firms especially attracted to enterprise resource planning system in the late 1900s? Are those attractions still valid?
Mengapa perusahaan-perusahan tertarik dengan sistem ERP di akhir tahun1900 an. Apakah yang ditawarkan dari ERP masih berlaku?
Karena ERP menyediakan sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di sebuah perusahaan. ERP memungkinkan terjadi integrasi data yang terdapat pada keseluruhan unit yang ada dalam perusahaan, sehingga hal ini memampukan organisasi bisnis untuk mengambil keputusan secara akurat dan cepat.

16) Identify the five major management functions described by Henri Fayol.
Sebutkan 5 fungsi manajamen menurut Henri Fayol.
• Merencanakan apa yang harus dikerjakan (Planning)
• Mengatur bagaimana melaksanakan apa yang sudah direncanakan (organizing)
• Menentukan sumber daya sumber daya yang diperlukan dalam perusahaan (staffing)
• Menugaskan (Directing) guna pelaksanakan apa yang sudah ditentukan
• Pengendalian (Controlling) apa yang sudah tetapkan agar sesuai arah tujuan.

17) Which concept explicitly recognizes the importance of information in management functions or management roles?
Konsep apa saja yang secara eksplisit mengakui pentingnya informasi dalam fungsi manajemen-manajemen atau peran manajemen?
• Tahapan-tahapan pemecahan masalah (problem solving phases). Pada konsep ini dijelaskan mengenai definisi empat tahapan dasar dalam penyelesaian suatu masalah,dimana konsep ini sudah diakui secara universal (meluas).
• Sistem pendukung pengambilan keputusan (Decission Support System). Konsep ini di cetuskan oleh G. Anthony Gorry dan Michel S. Scott Morton, pada konsep ini sumber informasi sangatlah penting, khususnya dalam menyelesaikan berbagai macam permasalahan yang terjadi pada sebuah manajemen,sehingga para manajer atau sekelompok kecil manajer akan mendapatkan kemudahan dalam menangani dan memecahkan suatu permasalahan.sehingga diharapkan suatu manajemen tidak mengalami sebuah kegagalan.

18) What are the four stages of problem solving, according to Herbert A. Simon?
Sebutkan 4 tahapan problem solving menurut Herbert A. Simon.
• Intelligence Activity: mencari kondisi yang memungkinan untuk mendapatkan solusi
• Design Activity: menemukan, mengembangkan, dan menganalisa kemungkinannya
• Choice Activity: menentukan arah yang tepat dari pilihan-pilihan yang ada
• Review Activity: menilai hasil dari apa yang sudah dipilih

19) If present trends continue, what will be four features of future computers?
Jika trend saat ini berlanjut, apa empat ciri dari computer masa depan?
• Low Cost, harga dan biaya murah
• Small in Size, ramping bentuknya
• Mobile, dapat dibawa dengan mudah
• Connected, selalu terhubung dengan internet

Sekilas Tentang Teknik Industri

Tag


Jurusan teknik industri itu sebenarnya belajar mengenai banyak hal. Kita tidak hanya belajar mengenai sains, namun juga sosial. Cakupannya luas, bahkan banyak juga pelajaran jurusan lain yang kami pelajari meskipun tidak sedetail jika dipelajari di jurusan khusus. Intinya, jurusan ini mengajarkan bagaimana kita bisa membuat segala sesuatu menjadi lebih efisien, baik dari segi sistem, biaya, waktu, dll, sehingga pada akhirnya bisa memberi keuntungan lebih dan menekan biaya yang dibutuhkan. Hal yang kami pelajari di teknik industri juga adalah pola pikir dan cara kami menyelesaikan masalah (problem solving skill) dan juga kemampuan analisa. Teknik industri bukanlah mengenai teori-teori saja, tapi juga mengenai cara berpikir dan menganalisa dan memecahkan masalah. Hal ini dapat kami pelajari karena pelajaran-pelajaran di teknik industri sangat realistis dan dapat diterapkan di berbagai bidang.

Yang dipelajari di jurusan ini sangat bervariasi dan juga sangat luas. Kami belajar banyak hal dimulai dari hal-hal teknis hingga hal-hal manajerial, sehingga kami dapat memiliki kemampuan untuk melihat sebuah persoalan dari perspektif yang lebih luas, yaitu dari beberapa sisi dan juga dapat melihat suatu persoalan secara lebih komprehensif dibandingkan dengan jurusan-jurusan lainnya. Pelajaran-pelajaran yang kami pelajari juga bervariasi, ada yang hitungan, logika, konsep, pengertian, hafalan, dan lainnya.

Karena jurusan teknik industri ini mencakup banyak sekali hal, maka tidak dapat disebutkan secara spesifik skill yang paling diutamakan di jurusan ini karena sebenarnya kami justru menggabungkan semua skill yang ada dalam jurusan teknik industri ini. Namun demikian, mungkin ada 1 skill yang hampir digunakan dalam semua mata kuliah teknik industri, yakni skill berpikir secara logis dan analitis untuk dapat memecahkan sebuah masalah (problem solving). Apabila kita mempunyai skill tersebut, maka semua pelajaran teknik industri tidak akan menjadi hal yang sulit.

Lulusan Teknik Industri tidak hanya di sektor industri manufaktur saja, tapi bisa melebar ke sektor jasa. Bahkan lulusan Teknik Industri UI contohnya, diketahui lebih banyak bekerja di sektor jasa dibandingkan manufaktur. Jabatan yang sering diambil menyangkut QA (Quality Assurance), Business Excellence Team, Standard and Procedure Development Officers, Pemasaran, Operations Officer hingga Directors. Selain itu juga terserap di perbankan, stasiun televisi, telekomunikasi, teknologi informasi, pemerintahan, konsultan, asuransi, energi, rumah sakit, pendidikan dan sebagainya.

Keunggulan yang ditawarkan oleh Teknik Industri, secara kurikulum menekankan terhadap pendekatan multidisiplin, ditambah dengan kemampuan perancangan (design capability) dengan latar belakang keteknikan kuat. Latar belakang keteknikan inilah yang diharapkan dapat menguatkan kemampuan mengembangkan metodologi yang logis dan terstruktur, dibandingkan dengan bidang ilmu lainnya. Hal tersebut mencakup bagaimana mengevaluasi standar waktu kerja untuk menyeimbangkan antara kemampuan manusia normal dengan tuntutan organisasi. Kemudian merancang cara kerja manual terbaik dengan memastikan sebuah desain kerja dapat mengoptimalkan kemampuan manusia dan hukum. Selanjutnya merancang dan memperbaiki layout baik dari pabrik maupun stasiun kerja. Teknik Industri juga mampu menyusun jadwal produksi dan pengadaan dari setiap seluruh fasilitas produksi serta bagaimana menyimpannya untuk memastikan bebas hambatannya proses produksi dikenal dengan Production Planing and Inventory Control. Tak hanya itu, jurusan Teknik Industri bisa menjaga tingkat operasi dari setiap sumber daya seperti mesin dan peralatan, dalam kondisi optimal melalui manajemen pemeliharaan. Bahkan, dapat menjamin mutu produk yang berasal dari mutu proses yang baik atau quality assurance.

Aplikasi logika Fuzzy dengan MATLAB

Tag

,


Pembahasan tentang logika fuzzy merupakan hal menarik bagi mereka yang ingin menyelesaikan permasalah suatu sistem yang sulit dimodelkan secara matematis. Bagi pemula belajar tentang logika fuzzy perlu adanya sebuah tool untuk dapat menerpakan logika tersebut. Salah satu tool yang mudah dan umum digunakan adalah dengan menggunakan Matlab Fuzzy Logic Toolbox. Pada aplikasi logika fuzzy menggunakan Matlab ini yang perlu dipahami adalah bagian-bagian yang ada pada logika fuzzy. Bagian tersebut adalah fuzzifikasi, rule evaluasi dan defuzzyfikasi.

Langkah-langkah untuk membuat logika fuzzy pada Matlab adalah :

1. Buka program Matlab, dan ketik pada command window >> fuzzy.

2. Instruksi tersebut akan menampilkan fuzzy toolbox, seperti gambar dibawah ini :
3. Pada langkah ini, tentukan jumlah input dari fuzzy toolbox, dalam hal ini akan digunakan 2 buah input, caranya adalah pilih menu Edit > Add Variable pilih Input.
4. Dalam kasus disini akan diambil, tentang sistem penerimaan karyawan dimana inputnya adalah hasil tes potensi akademik dan psikologi.
5. Letakkan kursor pada kotak input 1 dan double click pada kotak tersebut  atau pilih Edit > Membership Functions.
6. Atur Input 1 Range = 0..100, untuk MBF 1 : Name = Rendah, Type = trapmf (trapesium membership function), params = [0 0 20 50]. MBF2 : Name = Sedang, Type = trimf (triangle membership function), params = [20 50 80]. MBF 3 Name =Tinggi, Type = trapmf , params = [50 80 100 100]. Detail hasilnya  seperti gambar dibawah ini :
 
 7. Klik kotak input 2 dan ulangi langkah no.6.
 
 8. Klik kotak output untuk mengatur nilai membership functions pada output.
9. Atur Range = 0..100, untuk MBF 1 : Name = Ditolak, Type = trapmf , params =   [0 0 20 40]. MBF2 : Name = Dipertimbangkan, Type = trapmf, params =  [10 40 60 90]. MBF 3 Name = Diterima, Type = trapmf , params =  [60 80 100 100]. Detail hasilnya  seperti gambar dibawah ini :
10. Setelah semua mbf input maupun output diatur sesuai dengan kebutuhan maka pengaturan terakhir adalah bagian rule evaluasi atau aturan fuzzy, caranya pilih menu Edit > Rules, deatil caranya seperti gambar dibawah ini :
11.  Pada contoh kasus untuk sistem penerimaan karyawan disini rule evaluasinya adalah seperti ditunjukkan gambar dibawah ini, untuk mendapatkan rule evaluasi seperti ini adalah dengan memilihpasangan rule evaluasi untuk pasangan input 1, input 2 dan output. Caranya adalah pilih input 1,input 2 dan output kemudian klik Add rule, apabila terjadi kesalahan pilih rule evaluasi kemudian klik Delete rule.

 12. Setelah selesai semua, pilih menu View > Rule.

13. Hasil dari sistem yang dibangun menggunakan fuzzy dapat, pada contoh kasus penerimaan karyawan ini adalah seperti gambar dibawah ini. Apabila ingin melihat hasil output logika fuzzy, makagaris merah pada input 1 dan input 2 dapat digeser yang otomatis nilai output akan berubahmengikuti nilai-nilai input tersebut.

Pada artikel ini nilai range, nilai mbf, type mbf dan susunan rule evaluasi hanya sebuah contoh kasusuntuk sistem penerimaan karyawan dari dua jenis test. Jika dibuat dalam bentuk sistem yang berbeda perlu adanya penyesuaian komponen yang membangun logika fuzzy tersebut.

Aplikasi logika fuzzy dengan menggunakan Matlab Fuzzy Toolbox sangat membantu bagi mereka yang baru belajar. Logika fuzzy sebagai pemrosesan disini berguna untuk membantu tugas dari manusia dimana tugas yang dibangun menggunakan sistem ini terkadang sulit untuk dibuat model matematisnya. Pada prakteknya sistem logika fuzzy ini akan ditanamkan dalam sebuah mesin, mesin yang dimaksud disini adalah komputer. Padahal tidak semua mesin yang dipergunakan berwujud komputer, bisa jadi dalam bentuk smartphone, microcomputer, microcontroller dan embedded system yang lain.

Berdasarkan hal tersebut perlu adanya untuk belajar tentang logika fuzzy mulai dari dasar, yaitu tentang metode, modeling matematis serta soft computing, sehingga apapun hardware dan software nya logika fuzzy akan tetap bisa dijalankan.

Sumber Artikel disini.

Formula Rasio Keuangan

Tag


No.

Jenis-Jenis Rasio

Referensi

Keterangan

A.

Liquidity Ratio {Rasio Likuiditas}

1.

Current Ratio {Rasio Lancar}

Current Ratio (CR) = Aktiva Lancar / Hutang Lancar X 100%

Aktiva Lancar : kas, surat” berharga, piutang, & persediaan.Hutang Lancar: hutang dagang, hutang wesel, hutang pajak, hutang gaji/upah, & hutang jangka pendek lainnya.

2.

Quick Ratio {Rasio Cepat}

Quick Ratio (QR) = Aktiva Lancar – Persediaan / Hutang Lancar

Menfokuskan pd komponen” aktiva lancar yg lbh lancar : surat” beharga, & piutang dihubungkan dgn hutang lancar atau hutang jangka pendek.

B.

Activity Ratio {Rasio Aktivitas}

1.

Receivable Turnover{Putaran Piutang}

 Receivable Turnover = Penjualan Kredit Bersih Setahun / Rata-Rata Piutang

Memberikan wawasan tentang kualitas piutang perusahaan {piutang dagang} & kesuksesan perushaan dlm mengumpulkan piutang dagang.

2.

Inventory Turnover{Perputaran Persediaan}

Inventory Turnover = Harga Pokok Penjualan / Rata-Rata Persediaan

Digunakan u/ mengukur efektivitas menajemen perusahaan dlm mengelola persediaan.

3.

Receivable Turnover in Day {Perputaran Piutang Harian}

 

Average Collection Period = Jumlah hari dalam Setahun / Pertukaran Piutang

Atau

Average Collection Period = Piutang X Jumlah Hari dalam Setahun / Penjualan Kredit

 

Digunakan u/ mengukur kemampuan perusahaan dlm mengumpulkan jumlah piutang dlm jangka waktu tertentu.

4.

Total Assets Turnover{Perputaran Aktiva}

Total Assets Turnove (TATO) = Penjualan Bersih / Total Aktiva

Digunakan u/ mengukur perputaran dari semua aset yang dimiliki perusahaan.

 C.

Leverage {Debt} Ratio {Rasio Hutang}

1.

Debt Ratio {Rasio Hutang}

Debt Ratio = Total Hutang / Total Aktiva

Digunakan u/ mengukur berapa persen perusahaan yg dibelanjai dgn hutang.

2.

Total Debt to Equity Ratio {Rasio Total Hutang terhadap Modal Sendiri/Equita}

Total Debt to Equity Ratio = Total Hutang / Total Aktiva

Perbandingan total hutang yG dimiliki perusahaan dgn modal sendiri (ekuitas)

D.

Profitability Ratio {Rasio Keuntungan}

1.

Gross Profit Margin

Gross Profit Margin  = Penjualan Bersih – Harga Pokok Penjualan / Penjualan Bersih

 

2.

Net Profit Margin(Marjin Laba Bersih)

Net Profit Margin = Laba bersih setelah pajak / Penjualan Bersih

Keuntungan penjualan setelah menghitung seluruh biaya dan pajak penghasilan.

3.

Return on Investment(ROI)

Return on Investment  = Laba bersih setelah pajak / Total Aktiva

 

4.

ROI dan Pendekatan Dupont

ROI EAT / Total Aktiva

 

5.

Return on Equity(ROE)

Return on Equity  = Laba bersih setelah pajak / Total Modal sendiri

Mengukur seberapa banyak keuntungan yg menjadi hak pemilik modal sendiri.

6.

Rentabilitas Ekonomis

Rentabilitas Ekonomis = Laba usaha atau EBIT / Total Aktiva

Mengukur kemampuan perusahaan dlm memperoleh laba usaha dgn aktiva yg digunakan u/ memperoleh laba.

Tugas 5 – MK Kewirausahaan 2 – Contoh Pemasaran

Tag

,


Fastfood adalah jalan pintas. Hidangan yang biasanya berupa ayam goreng, kentang goreng, burger, pasta, atau roti isi ini acap menjadi penuntas lapar di tengah sibuknya mobilitas seseorang. Makanan yang acap disebut junk food (makanan tak bermutu) itu juga biasa menjadi pilihan bagi mereka yang sibuk. Ada kalanya juga santapan itu menjadi solusi untuk mengatasi anak kecil yang sulit makan. Fastfood memang acap dianggap sebagai ornamen kemajuan. Perkembangan industri ini pun sulit tertahankan.

KFC misalnya, sebagai perintis bisnis restoran ayam goreng ala Amerika itu berhasil menampilkan performa bak ayam jago yang tidak terkalahkan. KFC sudah memiliki lebih dari 426 outlet yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Dengan jaringan sebanyak itu, Kolonel Sanders menguasai sekitar hampir 50% pangsa pasar industri cepat saji di Indonesia.

Pesaing utama KFC tentu saja McDonald. Sejak masuk ke Indonesia pada tahun 1991, McDonald terus berkembang. Kini, wajan-wajan penggorengan ayam si Donnie ada di 160 gerai di seluruh penjuru negeri.

Syahdan, omset McDonald juga sudah melebihi 1 triliun rupiah per tahun. Prestasi ini diraih karena segmen McDonald adalah kalangan anak-anak. Tak terhitung lagi jumlah anak-anak yang merayakan ulang tahunya di McDonald. Restoran ini juga biasa menawarkan makanan dalam satu paket dengan hadiah mainan, seperti McKids atau Happy Meals. Selain itu, harga jual produk McDonald juga lebih murah ketimbang KFC.

Kita mesti ingat bahwa produk konsumsi yang dipakai beramai-ramai dalam keluarga, biasanya diputuskan pembeliannya oleh seluruh anggota keluarga. Mirip kasus produk industri, meski tidak formal, ada semacam unit pengambilan keputusan dimana terdapat user, buyer, decider, influencer, dan gate-keeper.

User adalah pemakai yang belum tentu sama dengan pembeli atau pengambil keputusan. Influencer adalah adalah anggota keluarga, biasanya dianggap tahu secara teknis tentang suatu kategori produk. Anggota keluarga lain hampir selalu mendengar sarannya. Gate-keeper atau orang yang menjadi palang pintu, dialah yang memfilter semua rencana pembelian.

Anak bukanlah decider untuk membeli, sehingga bisa disebut sebagai user atau buyer. Namun anak bisa menjadi influencer, dimana orang tua sering merasa bersalah kepada anak-anaknya. Karena itu, apapun yang diminta anak pasti diberi. Lalu, apakah anak-anak juga bisa jadi sebagai gate-keeper? Itu pun bisa terjadi, dimana anak-anak tekadang jadi penghalang pembelian suatu produk bila ia tidak suka.

Disisi lain, penghasilan orang tua makin meningkat, karena makin banyak sebagai penghasilan ganda keluarga. Juga orang tua sekarang biasanya lebih demokratis ketimbang konservatif, dimana anak diberi kekebasan lebih, apalagi ditambah dengan sempitnya waktu orang tua memonitor aktifitas anak, menyebabkan mereka lebih bebas lagi.

Kondisi tersebut banyak menjadi latar belakang dari berdirinya restoran cepat saji untuk melakukan strategi kids marketing untuk membidik pasar anak-anak. Melakukan kids marketing berarti meletakkan anak sebagai pusat pusat kegiatan pemasaran, walaupun bisa saja produknya ditujukan ke seluruh anggota keluarga.

Disini, McDonals dan KFC merupakan contoh yang baik untuk dipelajari. Mereka tidak menyebut sebagai restoran anak-anak, tetapi restoran keluarga. Kerana peran dalam lima hal itulah, anak menjadi penting sebagai pusat perhatian.

McD merasa terus menerus mencari strategi apa supaya anak-anak mau mengunjungi restoranya secara rutin. Anak-anak memang sering lebih ingat mainan ketimbang Happy Meals dan Paket Goceng kalau masuk McD atau KFC. Mereka sering lebih tertarik mengumpulkan hadiah yang diberikan, daripada mengerjakan PR, misalnya. Dan karena akan-anak tidak bisa pergi sendiri, tapi harus dikawal orang tuanya, maka terjadilah pembelian omset sedikitnya dua-tiga kali.

KFC sebagai market leader ia menerapkan strategi moble defense yaitu strategi pertahanan bergerak disaat harga bahan baku dirasa kurang ekonomis. Dalam kondisi bertahan ini bagaimana cara meningkatkan penjualan dan menekan biaya, namun KFC tetap melakukan perluasan pada pasar yang potensial sebagai sebagai cara bertahan ataupun ekspansi pasar dimasa depan.

Strategi promosi dengan menggandeng Band Idie dan pemasaran diarahkan untuk membidik pasar anak muda guna meningkatkan penjualan dan transaksi seketika itu juga. KFC juga mendambah dukungan dengan strategi produk berupa paket-paket hemat serta penetapan harga yang relatif lebih murah. Begitu juga dengan menambahkan value added services dengan meningkatkan distribusi melalui layanan pesan antar dan  penambahan armada.

Strategi-strategi tersebut dijalankan untuk merealisasikan visi perusahaannya yaitu untuk mempertahankan kepemimpinannya dan agar dikenal sebagai brand yang paling digemari dalam usaha restoran cepat saji di Indonesia.

Jumlah penduduk Indonesia yang besar dengan pertumbuhan per kapita yang tergolong tinggi merupakan potensi yang sangat besar bagi industri makanan olahan, termasuk fast food.

Ketersediaan makanan yang cepat saji (quick service) semakin dibutuhkan sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, terutama di kawasan perkotaan yang dinamis. Makin maraknya bisnis restoran kategori fastfood yang menyediakan menu utama ayam goreng dan burger, khususnya yang dikembangkan melalui sistem franchise memacu kondisi persaingan yang semakin ketat.

Dalam hal ini, strategi tentang marketing yang hanya pada marketing-mix-nya Jerome McCarthy, yaitu product, price, place, dan promotion atau lebih dikenal dengan 4P itu tidaklah cukup. Mengapa? Karena dengan menerapkan strategi 4P, itu artinya kita sudah melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh perusahaan dan kesuksesan sebuah perusahaan juga bergantung pada kemampuan memenuhi need, want, dan expectation dari pelanggan.

Oleh karena itu, dalam usaha fastfood seperti ini dimana tidak hanya KFC dan McD saja, masih banyak yang lain seperti PizzaHut, Wendy, Texas Fried Chicken, CFC, atau Hoka-Hoka Bento, strategi 4P tersebut harus dibumbuhi dengan deferensiasi. Dan diferensiasi di restoran fast-food itu bisa dilakukan dalam marketing-mix atau cara menjualnya, misalnya dengan menambah arena bermain anak-anak di dalam restoran, pelayanan drive-thrugh untuk mengurangi antrian waktu tunggu, atau dengan adanya paket-paket pesta ulang tahun, dan lain-lain. ***

Tugas 4 – MK Kewirausahaan 2 – Prilaku Organisasi

Tag

,


Dunia bisnis saat ini sudah sangat berkembang, mulai dari bisnis kecil-kecilan, menengah, hingga usaha secara besar-besaran. Dalam buku Pengantar Bisnis karya Buchari Alma dalam edisi revisi 2006, agar usaha dapat berjalan dengan sukses maka perlu diorganisasikan. Dalam mengorganisasi suatu bisnis atau usaha tentunya harus memperhatikan unsur-unsur bisnis yang ada. Unsur bisnis yang perlu mendapat perhatian pengusaha yaitu lingkungan bisnis, karena lingkungan sangat besar pengaruhnya kepada efisiensi dari operasional perusahaan dan kemampuannya untuk memperoleh keuntungan, Untuk itu setiap pemilik dan pemimpin usaha harus dapat memahami keadaan lingkungannya dan dampak lingkungan tersebut terhadap usahanya. Begitu pula dengan organisasi bisnis, suatu bisnis akan menjadi jelas apabila terstruktur.

Ahli manajemen merumuskan prinsip-prinsip untuk mencapai organisasi yang baik hendaklah ada prinsip hirarki dan prinsip kesatuan komando. Prinsip hirarkhi adalah filsafat yang mengharuskan adanya rangkaian pimpinan yang jelas dari posisi paling tinggi ke posisi paling rendah dalam sebuah perusahaan. Sedangkan prinsip kesatuan komando adalah filsafat bahwa tiap orang di perusahaan harus melaporkan hanya kepada satu pengawas. Ini menjamin bahwa tiap perintah dapat dimengerti dan tidak terjadi pertentangan perintah dari dua atau lebih pengawas.

Berbicara pengertian perilaku organisasi, banyak ahli memberikan definisi. Pendapat pertama menurut  Toha dalam bukunya Kepemimpinan & Prilaku Organisasi (2001) bahwa yang dimaksud perilaku organisasi adalah suatu studi yang menyangkut aspek-aspek tingkah laku manusia dalam suatu organisasi atau suatu kelompok tertentu. Perilaku organisasi merupakan suatu istilah yang agak umum yang menunjukkan kepada sikap dan perilaku individu dan kelompok dalam organisasi, yang berkenaan dengan studi sistematis tentang sikap dan perilaku, baik yang menyangkut pribadi maupun antar pribadi di dalam konteks organisasi.

Berdasarkan dari berbagai pendapat diatas, maka secara singkat dapat dikatakan perilaku organisasi tersebut berkenaan  studi  tentang apa yang dilakukan orang-orang dalam suatu organisasi dan bagaimana perilaku (individu atau kelompok) yang mempengaruhi kinerja dari organisasi.

Dalam kaitan ini  maka ruang lingkup perilaku organisasi berkenaan dengan perilaku individu atau perorangan, perilaku kelompok dan struktur organisasi yaitu perilaku individu dan perilaku kelompok mempengaruhi organisasi dan organisasi mempengaruhi perilaku individu dan perilaku kelompok. Kajiannya dalam perilaku organisasi meliputi sikap dan persepsi manusia, dalam hal ini sikap pegawai/karyawan terhadap pekerjaannya, terhadap rekan sekerja, pimpinanya, serta perilakunya dalam konflik, kerjasama, komunuikasi, motivasi dan lain-lain.

Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran.

Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.

Winkel dalam bukunya Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar (1997) mengatakan bahwa dalam berorganisasi setiap individu dapat berinteraksi dengan semua struktur yang terkait baik itu secara langsung maupun secara tidak langsung kepada organisasi yang mereka pilih. Agar dapat berinteraksi secara efektif setiap individu bisa berpartisipasi pada organisasi yang bersangkutan. Dengan demikian setiap individu dapat lebih mengetahui hal-hal apa saja yang harus dilakukan.

Pada dasarnya partisipasi didefinisikan sebagai keterlibatan mental atau pikiran dan emosi atau perasaan seseorang di dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan.

Keterlibatan aktif dalam berpartisipasi, bukan hanya berarti keterlibatan jasmaniah semata. Disini, partisipasi diartikan sebagai keterlibatan mental, pikiran, dan emosi atau perasaan seseorang dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan serta turut bertanggung jawab terhadap usaha yang bersangkutan.

Contoh sebuah pertanyaan kritis muncul berkaitan dengan fenomena perusahaan dengan excellent performance seperti Sony, Samsung, Toyota, Microsoft, Asus, Maersk, atau Citibank: Bagaimana perusahaan-perusahaan tersebut mampu bertahan puluhan bahan hampir seratus tahun dan selama waktu tersebut mampu secara konsisten mempertahankan kinerjanya yang excellent? Bagaimana mereka bisa demikian adaptif, tahan dan tegar menghadapu sebesar apapun hempasan perubahan lingkungan bisnis? Begitu juga, bagaimana mereka bisa demikian inovatif dan mampu dengan cepat memanfaatkan peluang-peluang bisnis baru dan reinventing the industry yang menjadi basis dan menentukan masa depannya?

Hal ini dikarenakan mereka memiliki tiga komponen inti dari perilaku perusahaannya, yaitu inspirasi, kultur, dan institusi yang kokoh. Ketiganya ini bersifat komplementer, sehingga masing-masing harus dapat bersatu padu saling mendukung dan menguatkan. Ketika ketiga komponen ini bisa berjalan secara serasi dan saling mendukung, maka organisasi yang terbentuk akan mampu secara efisien dan efektif mangalokasi sumber daya di satu sisi, dan meminimalisasi resiko disisi lain.

Inspiration is about the dream, culture is about personality, and institution is about the activity. Untuk sukses, sebuah organisasi harus memiliki mimpi, kepribadian, dan aktifitas.

Organisasi sesungguhnya tidak jauh beda dengan manusia. Setiap hari kita menjalankan aktifitas dan kita selalu berusaha agar semua aktifitas tersebut berjalan secara effektif sehingga kita bisa dengan efektif pula mencapai apa yang kita inginkan. Disitu juga ada mimpi atau cita-cita mengenai apa yang ingin kita tuju dan capai.

Disamping itu, kita juga memiliki kepribadian dan kultur yang menentukan pola pikir dan pola tindak kita dalam menjalankan aktifitas tersebut. Tentu saja kepribadian yang baik akan dapat mendukung dan berpengaruh positif terhadap setiap aktifitas kita dalam mencapai apa yang kita inginkan. Sebaliknya, kepribadian dan kultur yang buruk akan berdampak kontraproduktif dan menghambat setiap aktifitas kita dalam mencapai apa yang kita inginkan.

Selain sebuah organinasi harus memiliki system evaluasi yang memungkinkan kinerja organisasi bisa diukur, mereka juga harus memfasilitasi values & behaviors yang hidup dan berkembang dalam perusahaan tersebut.***

Tugas 3 – MK Kewirausahaan 2 – Pemasaran

Tag

,


Dalam buku-buku tentang manajemen pemasaran banyak menyebutkan bahwa keberhasilan perusahaan mencapai tujuan dan sasaran perusahaan sangat di pengaruhi oleh kemampuan perusahaan memasarkan produknya. Tujuan perusahaan untuk dapat menjamin kelangsungan hidupnya, berkembang dan mampu bersaing, hanya mungkin apabila perusahaan dapat menjual produknya dengan harga yang menguntungkan pada tingkat kuantitas yang diharapkan serta mampu mengatasi tantangan dari para pesaing dalam pemasaran. Untuk ini dibutuhkan orang-orang yang dinamis yang mempunyai kreatifitas, inisiatif dan ulet untuk memimpin kegiatan bidang pemasaran agar perusahaan berhasil.

Rencana bisnis seringkali banyak merinci hal-hal yang ingin dicapai oleh seorang wirausahawan, misalnya keuangan, tetapi sedikit sekali yang memperhatikan strategi untuk mencapai sasaran-sasaran tersebut. Banyak wirusahawan yang menghambur-hamburkan tenaga dengan menge-rahkan dana, manusia, dan sumber daya lain untuk menjual produk dan jasa mereka hanya karena mereka gagal menetapkan strategi yang harus dilakukan untuk menarik dan mem-pertahankan basis pelanggan yang meng-untungkan.

Agar efektif, rencana bisnis yang baik harus berisi rencana keuangan dan rencana pemasaran. Seperti rencana keuangan, rencana pemasaran memproyeksikan angka-angka dan meng-analisanya, tetapi dari sudut pandang yang berbeda. Rencana pemasaran lebih memusatkan kepada pelanggan, karena rencana pemasaran mengidentifikasi pelanggan sasaran dan menguraikan cara-cara perusahaan menarik dan mempertahankan pelanggan. Fokus utamanya adalah meraih dan mempertahankan keunggulan bersaing untuk perusahaan.

Pemasaran (marketing) merupakan proses penciptaan dan penyampaian barang dan jasa yang diinginkan kepada pelanggan dan meliputi keinginan yang berkaitan dengan memenangkan dan mempertahankan pelanggan setia. “Rahasia” kesuksesan pemasaran terletak pada kemampuan memahami apa kebutuhan, permintaan, keinginan dan menyediakan layanan pelanggan, kenyamanan dan nilai agar mereka mau kembali lagi.

Menurut American Marketing Association, pemasaran adalah “the process of planning and executing the conception, pricing, promotion and distribution of ideas, goods and services to create changes that satisfy individual and organizational objectives”. Artinya pemasaran adalah proses dari perencanaan dan pelaksanaan dari konsep, harga, promosi, dan penyaluran ide-ide, barang dan jasa guna menciptakan perubahan yang memenuhi tujuan baik individu maupun perusahaan.

Dalam proses pemasaran tersebut terdapat unsur penciptaan, pengkomunikasian, penyerahan ke-pada pelanggan serta mengelola hubungan baik dengan pelanggan. Hal ini berarti konsep pemasaran telah berkembang menjadi suatu proses yang dilakukan perusahaan tidak hanya untuk memuaskan pelanggan, namun juga menciptakan nilai dalam benak pelanggan agar dapat mempertahankan pelanggan yang ada.

Pemasaran bagi pelanggan memiliki arti penting atas informasi, penyampaian nilai dan hubungan yang baik dengan perusahaan. Pelanggan akan mengetahui berbagai informasi dan referensi mengenai suatu produk maupun perusahaan melalui komunikasi pemasaran yang dilakukan.

Selanjutnya pelanggan mendapat nilai yang disampaikan dalam mengkonsumsi suatu produk dari perusahaan tersebut. Selain itu, pelanggan akan merasa lebih mengenal dan lebih percaya pada perusahaan yang menjalin hubungan baik dengan pelanggan.

Salah satu faktor psikologis penting yang secara fundamental mempengaruhi keputusan pem-belian oleh konsumen adalah motivasi.  Motivasi adalah dorongan yang timbul pada diri seseorang sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu. Seseorang memiliki banyak kebutuhan pada waktu tertentu. Beberapa kebutuhan bersifat biogenis; kebutuhan tersebut muncul dari tekanan biologis seperti lapar, haus, tidak nyaman. Kebutuhan yang lain bersifat psikogenis; kebutuhan itu muncul dari tekanan psikologis seperti kebutuhan akan pengakuan, penghargaan, atau rasa keanggotaan kelompok. Salah satu teori yang terkenal untuk mengambarkan kebutuhan-kebutuhan di atas adalah Teori Maslow.

Orang akan berusaha memuaskan dulu kebutuhan mereka yang paling penting. Jika seseorang berhasil memuaskan kebutuhan yang penting, kemudian dia akan berusaha memuaskan kebutuhan yang terpenting berikutnya. Teori ini berpesan bahwa, jika kita belum mampu memenuhi kebutuhan fisik, lupakanlah keinginan untuk memuaskan kebutuhan harga diri.

Dari teori di atas, tergambar bahwa kebutuhan merupakan salah satu faktor penting pada motivasi diri seseorang untuk melakukan suatu tindakan, termasuk  peranannya sebagai seorang konsumen. Tentang hal ini, telah banyak disampaikan oleh para master pemasaran, diantaranya oleh James F. Engel dalam bukunya Consumer Behavior, yang menyatakan bahwa mengerti dan mengadaptasi motivasi dan perilaku konsumen bukanlah pilihan – keduanya adalah kebutuhan mutlak untuk kelangsungan hidup kompetitif. Oleh karena itu, teori Maslow dengan tingkat-tingkat kebutuhan, memberi pengarahan terhadap para tenaga pemasar dalam memahami cara menentukan macam produk, dan menyesuaikannya dengan kehidupan konsumen.

Sebab kita berada di Indonesia, maka ada baiknya jika kita melihat guru pemasaran Indonesia sendiri, yaitu Hermawan Kartajaya. Beliau adalah Founder dan President MarkPlus, Inc. Pada tahun 2003 beliau disebut sebagai “One of the 50 gurus Who Have Shaped the Future of Marketing” oleh Chartered Institute of Marketing bersama sejumlah ikon pemasaran dunia seperti Philip Kotler, David A. Aaker, Seth Godin, Kenichi Ohmae, dan Al Ries.

Menurut Hermawan Kartajaya, pemasaran merupakan jawaban untuk menghadapi persaingan bisnis di masa depan. Dengan terus melakukan evolusi marketing, sebuah institusi dapat terus mempertahankan relevansinya di tengah lanskap bisnis yang terus berubah.

Menurutnya, konsep marketing saat ini terus berkembang dari waktu ke waktu. Globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologipun mengharuskan perusahaan memiliki strategi marketing yang jitu. Ada 13 kunci yang harus diperhatikan semua pemasar, beliau menye-butnya dengan istilah game changer [pengubah permainan], seperti konetiktifitas, komunitas, konfirmasi, klarifikasi, kodifikasi, co-creation, mata uang, aktivasi komunitas, obrolan, komersialisasi, karakter, perhatian dan kolaborasi.

Dalam bukunya Hermawan Kertajaya on MARKETing, beliau membagi marketing menjadi 3 bagian yang terdiri dari outlook, arstiketur marketing, dan scorecard. Outlook adalah untuk menganalisa perubahan (change), competitor & pelanggan, serta perusahaan itu sendiri. Sedangkan dalam arsitektur marketing, disitu ada strategi, taktik dan nilai (value). Strategi terdiri dari segmentasi pasar, targeting dan positioning. Sedangkan dalam taktik ada deferensiasi, marketing mix, dan penjualan (selling). Dan dalam nilai (value) terdiri dari brand, service dan proses. Sedangkan dalam scorecard terdiri dari customer value, people value dan shareholder value.***

Tugas 2 – MK Kewirausahaan 2 – Komunikasi

Tag


Apa yang terjadi ketika dua kotak makanan ringan (snack) yang sama ditawarkan kepada anak-anak usia 3-7 tahun? Yang pertama, kotak polos dengan tulisan snack; yang kedua, kotak snack dengan gambar karakter Ipin & Upin. Hasilnya, bukan hal yang mengejutkan kalau hampir 95% dari anak-anak itu akan memilih gambar Ipin & Upin. Kenapa? Dalam buku The Fast Forward MBA Pocket Reference, 2nd Edition, tentang komunikasi, ini disebut dengan visual aid & non-verbal delivery dalam mengkomunikasikan sebuah produk kepada audiens anak-anak. Bagi anak-anak, apa yang ada di dalam kotak hanyalah satu bagian produk yang menarik buat mereka. Yang mereka cari adalah adalah keseluruhan gestalt[1], segala yang yang mereka dengar dan lihat tentang produk tersebut. Karena itu, biasanya yang paling menarik buat mereka, paling tidak pertama kali, adalah benda-benda premium yang ada dalam kotak atau karakter yang menyenangkan yang ada pada kotak produk tersebut.

Masalah komunikasi ini adalah inherent (melekat, dan sangat penting) terhadap kebutuhan manusia. Rasanya tidak mungkin seseorang hidup sempurna tanpa berkomunikasi dengan orang lain. Demikian halnya pada sebuah organisasi bisnis, komunikasi merupakan sumber kehidupannya.

Murphy & Peck: 1980 mengatakan, “effective communication is the lifeblood of every organization and a key to success in your business career as well as in your personal life”. Artinya, komunikasi merupakan “nadi sebagai sumber kehidupan” bagi setiap organisai dan merupakan kunci sukses dalam karir bisnis serta kehidupan pribadi seseorang.

Timbulnya situasi Economic of Relative Plenty dewasa ini, maka menuntut setiap pengusaha harus berusaha untuk dapat menutup jurang yang terbentang antara produsen dengan masyarakat konsumen selaku calon pembeli atau pemakai barang atau jasa yang dihasilkannya.

Menjadi tugas dan tanggung-jawabnya selaku seorang pengusaha untuk selalu dapat mempengaruhi besarnya permintaan akan barang hasil produksi perusahaannya, selalu berusaha untuk mencari pembeli dan pemakai barang yang dihasilkannya.

Penyelenggaraan komunikasi dengan pasar, merupakan suatu syarat mutlak bagi setiap produsen yang menghasilkan produk secara besar-besaran yang ditujukan kepada para konsumen yang tidak dikenalnya. Begitu juga dengan penyelenggaraan komunikasi dengan pasar juga berarti suatu syarat mutlak bagi setiap pengusaha yang ingin menjamin kelangsungan hidup perusahaannya dan agar dapat terus maju berkembang.

Dalam lingkungan dunia usaha, sudah tentu ada aneka sarana komunikasi perdagangan yang dapat dipergunakan para pengusaha untuk berkomunikasi dengan masyarakat konsumen. Adapaun sarana-sarana komunikasi perdagangan yang tersedia diantaranya adalah dalam wujud pengiriman brosur, pengiriman email, percakapan telepon, kunjungan pribadi, dan lain-lain.

Jenis-jenis sarana komunikasi perdagangan yang seperti itu sudah tentu hanya sesuai bilamana dipergunakan dalam daerah pemasaran barang dan jasa yang ruang lingkupnya terbatas dan mudah dijangkau.

Untuk berkomunikasi dalam suatu daerah pemasaran yang sangat luas, dimana calon konsumen kita jumlahnya beribu-ribu bahkan mungkin mencapai jutaan atau puluhan juta orang, disinilah kita memerlukan sarana komunikasi pemasaran khusus seperti periklanan. Karena periklanan dalam rangkaian usaha yang dilakukan setiap pengusaha merupakan suatu alat komunikasi produk yang bidang geraknya justru terletak dalam bidang komunikasi massa.

Kemudian daripada itu, sebagaimana kita ketahui, bahwa suatu usaha juga bisa merupakan suatu organisasi yang terdiri dari kumpulan orang dengan tujuan tertentu yang harus mereka capai melalui kegiatan seperti yang tertera dalam fungsi-fungsi manajemen. Sudah pasti kelompok orang ini memerlukan komunikasi, baik diantara sesama mereka secara horizontal maupun dengan pihak atasan – bawahan secara vertikal. Semakin komplek organisasi, maka semakin komplek pula jalur-jalur komunikasi yang terdapat didalamnya.

Ada jalur komunikasi internal yang terjadi didalam organisasi guna kelancaran jalannya roda organisasi seperi memotivasi para karyawan atau pegawai agar bekerja lebih effisien, adapula jalur komunikasi ekternal diluar organisasi, seperti hubungan dengan relasi, langganan, konsumen atau masyarakat pada umumnya.

Komunikasi internal sangat penting guna mendapatkan informasi yang tepat, menerima kejelasan tugas dan pengarahan, anggota organisasi juga perlu tahu akan kejelasan tujuan organisasi, prosedur, dan penjelasan lain-laian yang perlu dikonfirmasi dari perusahaan. Sedangkan komunikasi eksternal ini mempunyai daya jangkau jarak jauh, yang akan membentuk goodwill (nama baik), dan membentuk imajinasi reputasi baik dihati masyarakat.

Bagi perusahaan, reputasi adalah titipan kepercayaan dari masyarakat. Jadi jika perusahaan mengalami krisis kepercayaan dari publik maka akan membawa dampak negatif terhadap reputasi dan akan memerlukan usaha keras untuk menumbuhkan dan membangun kembali kepercayaan. Seperti misalnya yang pernah dialami oleh Pertamina DOH Jabati Cepu ketika mengalami krisis kepercayaan dari publiknya akibat kasus semburan gas di desa Sumber, atau PT. Lapindo Brantas dengan semburan lumpur panasnya di Sidoarjo, Jawa Timur. John Dalton dalam bukunya Managing Corporate Reputation mengatakan, “corporate image can be created, but corporate reputation must be earned”.

Oleh karena itu, kesuksesan paling atas dalam “ability to communicate” atau kemampuan berkomunikasi sangat penting, sehingga sangat berperan baik dalam karir seseorang atau terhadap sebuah organisasi usaha. Tanpa komunikasi, susah dapat dibayangkan bagaimana hidup ini berjalan. Tanpa motivasi sukar pula dilaksanakan kehidupan kita ini, dan tanpa kempemimpinan, maka arah hidup ini menjadi tidak menentu.

Chester Bernard dalam bukunya The Function of the Executive mengatakan bahwa “setiap teori organisasi yang tuntas, komunikasi akan menduduki suatu tempat yang utama karena suasana keluasan dan cakupan organisasi secara keseluruhan ditentukan oleh teknik komunikasi”.

Dari tulisan dan uraian diatas, jelaslah bahwa komunikasi sangat penting peranannya dalam dunia usaha dan kewirausahaan. ***

________

[1] Gestalt adalah sebuah teori yang menjelaskan proses persepsi melalui pengorganisasian komponen-komponen sensasi yang memiliki hubungan, pola, ataupun kemiripan menjadi kesatuan.

Tugas 1 – MK Kewirausahaan 2 – Strategi

Tag


Pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu biasanya disebut dengan strategi. Adapun strategi yang baik sudah tentu akan ada koordinasi tim kerja, memiliki tema, mengidentifikasi faktor pendukung yang sesuai dengan prinsip-prinsip pelaksanaan gagasan secara rasional, efisien dalam pendanaan, dan memiliki taktik untuk mencapai tujuan secara efektif. Robert M. Grant mendifinisikan strategi juga dapat diartikan sebagai keseluruhan rencana mengenai penggunaan sumber daya-sumber daya untuk menciptakan suatu posisi menguntungkan sehingga perusahaan benar – benar bisa mencapai tujuan yang diinginkannya.

Dalam dunia usaha, kita banyak mengenal strategi bisnis seperti yang dikembangkan oleh Boston Consulting Group (BCG) dan kemudian digunakan oleh banyak perusahaan perusahaan Fortune 1000, atau strategi generik yang dikembangkan dan dikenalkan oleh Michael Porter, dan lain-lain.

Contohnya, Model strategi BCG (Boston Consulting Group), dalam menyusun suatu perencanaan unit bisnis strategi; ada pengklasifikasian terhadap potensi keuntungan perusahaan menggunakan matrik analisis portofolio bisnis sebagai langkah dalam perencanaan strategis yang didesain secara spesifik untuk mendorong usaha perusahaan multidivisi dalam merumuskan strategi tersebut. Mulai dari Tanda tanya (Question Mark) pada posisi pangsa pasar relatif yang rendah, tetapi mereka bersaing dalam industri yang bertumbuh pesat, Bintang (Star) pada posisi pertumbuhan pasar dan pangsa pasar tinggi, sampai pada Sapi perah (Cash Cow) diposisi pangsa pasar relatif yang tinggi tetapi bersaing dalam industri yang pertumbuhannya lambat, serta Anjing (Dog) dari organisasi memiliki pangsa pasar relatif yang rendah dan bersaing dalam industri yang pertumbuhannya rendah.

Sedangkan menurut Porter, pengusaha ingin meningkatkan usahanya dalam persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan harus memilih prinsip berbisnis, yaitu produk dengan harga tinggi atau produk dengan biaya rendah, dan bukan memilih kedua-duanya. Disitu ada strategi diferensiasi, kepemimpinan biaya menyeluruh atau overall cost leadership, dan fokus. Starting point-nya adalah dari proses strategi generik ini adalah pasar, kompetisi dan pelanggan.

Contoh: PT. Pertamina Hulu Energi (PHE) merupakan anak perusahaan PT. Pertamina (Persero). Perusahaan ini menyelenggarakan usaha hulu di bidang minyak, gas bumi dan energi lainnya. Pendirian PHE, yang  resmi beroperasi sejak 1 Januari 2008, merupakan konsekuensi dari penerapan UU Migas 2001 yang membatasi satu badan usaha hanya boleh mengelola satu wilayah kerja saja. Untuk itu dalam mengelolah portofolio bisnis migas, PHE melakukan skema kemitraan dengan perusahaan dalam negeri maupun luar negeri dengan istilah participating interest (PI).

Dengan bentuk demikian, PHE diharapkan bisa terus berkembang, karena setiap ada Participating Interest baru, berarti ada anak perusahaan baru yang akan dikelola oleh PHE. Saat ini, PHE memiliki 36 anak perusahaan di dalam negeri, yang terdiri atas 9 anak perusahaan yang mengelola JOB-PSC (Joint Operating Body-Production Sharing Contract), 16 anak perusahaan pemegang Participacing Interests Division berupa Indonesia Participating Interests Division dan Pertamina Participating Interest, dan 9 anak perusahaan yang mengelola Production Sharing Contract – Gas Metana Batubara (PSC-GMB).

Sebagai perusahaan induk bagi seluruh anak perusahaan pemegang PI, telah membuat PHE memiliki peranan yang besar dalam peningkatan produksi Pertamina melalui optimalisasi produksi di lapangan yang dimiliki maupun akuisisi wilayah kerja eksplorasi dan produksi, baik di dalam maupun di luar negeri.

Untuk memperoleh keuntungan berdasarkan prinsip-prinsip pengelolaan secara efektif dan efisien.  Kegiatan PT. PHE dapat diuraikan sebagai berikut:

  • Menjalankan usaha pertambangan minyak dan gas bumi serta energi lainnya.
  • Melakukan Penyertaan saham dan kepemilikan PI di dalam dan di luar negeri
  • Menyelenggarakan kegiatan jasa konsultasi pengembangan bisnis dan manajemen portofolio.
  • Menyelenggarakan kegiatan usaha penunjang lain yang secara langsung maupun tidak langsung menunjang kegiatan usaha tersebut.

Berdasarkan kegiatannya, Wilayah Kerja Migas dapat dibagi dalam beberapa fase yaitu Exploration Phase, Development Phase, Primary Production Phase dan Secondary Production Phase. Saat ini sebagian besar aset PHE berada pada Primary Production Phase, sementara Exploration Phase dan Development Phase  masih sekitar 22%, untuk itu diperlukan lagi strategi usaha untuk meningkatkan produksi, antara lain dengan:

  • Percepatan siklus blok dari exploration phase ke development phase serta dari development phase ke production phase.
  • Program dan strategi akuisisi blok (eksplorasi, pengembangan, produksi) untuk menjaga sustainability atau kesinambungan produksi total PT. PHE
  • Peningkatan aplikasi teknologi Enhanced Oil Recovery atau EOR (secondary dan tertiary recovery) dari lapangan tua (brown field).

Contoh portofolio diatas adalah kombinasi antara strategi usaha pada posisi bintang (star) dengan pangsa pasar relatif yang tinggi dan tingkat pertumbuhan industri yang tinggi. Sudah seharusnya PHE menerima banyak tawaran investasi yang tinggi untuk mempertahankan dan memperkuat posisi dominan mereka. Kategori ini adalah pemimpin pasar namun bukan berarti akan memberikan arus kas positif bagi perusahaan, karena harus mengeluarkan banyak uang untuk memenangkan pasar dan mengantisipasi para pesaingnya seperti Perusahaan Gas dari Luar Negeri lainnya.

Kedua, dalam menghadapi persaingan yang cukup ketat dengan jumlah investasi yang tinggi, maka sudah barang tentu perusahaan dihadapkan kepada pilihan, yaitu produk dengan harga tinggi atau produk dengan biaya rendah. Hasil minyak dan gas bumi harus bijaksana dalam penggunaannya, maka perusahaanpun harus menentukan strategi korporasinya dengan tema pertumbuhan yang fokus pada usaha Migas di Dalam Negeri dan Selektif di Luar Negeri, dan cara PT. PHE agar setiap wilayah kerja migas yang dikelola dapat memenangkan persaingan (profitable) maka mereka harus meningkatkan keuntungan perusahaan melalui penambahan produksi melalui optimalisasi aset eksisting, pengembangan lapangan, kegiatan EOR dan kegiatan eksplorasi lewat optimalisasi biaya dengan melakukan evaluasi struktur biaya setiap aset dan mengurangi biaya produksi, harus ada pertumbuhan cadangan melalui kegiatan eksplorasi, menerapkan HSSE excellence, dan membangun SDM yang capable and competitive dalam pentas dunia. ***

Menghitung BBM Kapal Laut

Tag


Dari Lecture on ship design and ship theory, Herald Peolhs, berat bahan bakar ditentukan sebagai berikut:

Wfo = (Pme.bme) x S/VS x 10^-6  x ζ

Dimana :

Pme = BHP motor induk= 100 hp

bme = fuel oil Consumption = 22 L/hr

S = Radius pelayaran = 55,76 sea mill

Vs = Kecepatan kapal = 6 knot

ζ = harga tambahan (sisa tangki yang tidak bisa disedot, cadangan yang tidak bisa di sedot dan waktu tunggu).

= 1,1 ~ 1,3 diambil 1,2

Maka,

Wfo= (100 x 22) x (55,76/6) x 10^-6 x 1,2

= 0,0245 ton

γdo = 0,85 ton/m3

maka volume tangki bahan bakar adalah:

Vfo = Wfo/ γdo

= 0,0245/0,85

= 0,02886 m3

= 28,86 Liter

dibulatkan menjadi 29 Liter

Berat bahan bakar motor bantu ditentukan dengan rumus pendekatan (Marine Design Outfitting Machinery) yaitu:

Wae = (0,1~0,2) x Wfo diambil

0,16

= 0,16 x 0,0245

= 0,0039 ton

Vae = 0,0039 x 0,85

= 0,0046 m3 atau = 4,6 Liter

=> (4,6 ltr/9,29 jam)/24 jam

=> 11,93 liter/hari

=> 11,93 x 3 = 35,77 liter/trip

atau = 36 Liter/trip

Total kebutuhan bahan bakar

= Vfo + Vae

= 29 liter /trip + 36 liter/trip

= 65 liter/trip

= 65/3 = 21,7 liter/hari ᴝ 22 liter/hari

Jadi kebutuhan bahan bakar = 22 liter/hari. Jika harga solar Rp.4500,-/liter, maka kebutuhan bahan bakar untuk 1 trip = Rp.297.000,-

Semester 7 Kuliah Teknik Industi

Tag

,


Image

Horeee…

Assalamu’alaikum kawan-kawan, tak terasa sudah semester 7 kuliah di Fakultas Teknologi Industri Universitas Borobudur Jakarta. Banyak hal baru yang saya dapatkan saat belajar di Universitas ini. Meskipun sedikit mahasiswanya (yang angkatan saya), namun Ilmu dan pengetahuan akademik yang saya dapatkan begitu banyak. Alhamdulillah, sebab Allah SWT benar-benar memberikan banyak waktu kepada saya, kesempatan dan juga rizki sehingga setiap awal dan akhir semester dapat membayar biaya kuliah. Tanpa itu semua, apalah artinya. betul tak tong?

Yang kedua, ini adalah posting saya yang baru setelah begitu lama tidak pernah posting di blog, karena kesibukan sebagai office boy (orang yang bekerja di kantor), dan juga sopir (atau sono sini mampir) sehingga baru kali ini dapat ketak-ketik lagi dalam blog yang sederhana ini. Banyak hal yang telah terjadi pada diri saya selama ini, dan yang paling penting adalah momentum sudah tibanya semester 7 kuliah di perguruan ini.

Tidak banyak SKS yang saya ambil di semester ini, karena pertama memang sudah habis, tinggal Kerja Praktik, Sistem Informasi, Perancangan Tata Letak Fasilitas, dan Tugas Akhir. Khusus Tugas Akhir (TA) saya masukkan di Semester 8, karena semester 7 ini sudah pasti banyak kegiatan diluar daerah. Oh ya, sama satu mata kuliah lagi yang semseter kemarin tidak lulus alias dapat nilai D, yaitu praktikum kewirausahaan. Haduh….

Mudah mudahan apa yang saya perjuangkan, insya Allah akan ada hasilnya, dan do’akan saya agar ilmu yang saya dapatkan dapat berguna dan bermanfaar bagi orang lain. Amiin…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 139 pengikut lainnya.